2023-10-03

Pilihan Brand Flange Pipa di Indonesia

Daftar isi

Tutup

Untuk mewujudkan sistem perpipaan yang baik, penyambungan dari satu komponen ke komponen lain perlu dilakukan secara tepat agar rangkaian pipa terhindari dari kebocoran yang dapat merugikan dan membahayakan. Dalam sistem perpipaan, beberapa metode penyambungan dilakukan dengan memanfaatkan beberapa komponen, salah satunya adalah flange. Flange menjadi salah satu pilihan metode penyambungan pipa, pompa, atau valve yang digunakan secara luas oleh banyak aplikasi industri.

Baca Juga : Apa itu Flange dan Jenis Jenis Flange Pipa Besi

Keunggulan flange yang membuatnya sering digunakan salah satunya karena flange bersifat fleksibel, yaitu dapat dengan mudah dibongkar untuk pembersihan, inspeksi atau modifikasi. Sambungan flange dilakukan dengan cara menyatukan dua flange kemudian disambung dengan cara dilas atau disekrup kemudian dikencangkan menggunakan baut. Di antara dua flange yang disatukan, biasanya terdapat gasket yang berfungsi untuk membuat segel dan mencegah kebocoran maupun ledakan pada sambungan flange.

Baca Juga : Jenis-Jenis Flange Pipa Berdasarkan Tipe Permukaannya

Sambungan flange umumnya terdiri dari tiga bagian; flange, gasket, dan baut. Biasanya, ada gasket dan baut khusus yang terbuat dari material yang sama, atau material lain yang dicocokkan dengan komponen perpipaan yang ingin disambungkan. Flange dengan material stainless steel adalah salah satu yang paling umum digunakan. Namun, flange juga tersedia dalam berbagai macam material sehingga mencocokkannya dengan kebutuhan Anda sangatlah penting.

Jenis-jenis Flange dan Aplikasinya

Terdapat beberapa jenis flange yang banyak digunakan pada aplikasi perpipaan industri, di antaranya:

  1. Weld Neck Flange: Baik digunakan untuk pressure dan temperatur yang tinggi maupun rendah.
  2. Socket Weld Flange: Sangat cocok untuk aplikasi ukuran pipa berukuran kecil.
  3. Slip-on Flange: Untuk sistem yang memiliki tekanan rendah dan temperatur medium.
  4. Threaded Flange: Digunakan pada area sistem yang rawan kebakaran.
  5. Blind Flange: Untuk menutup atau memblokir aliran.
  6. Lap Joint Flange: Tidak disarankan untuk aliran bertekanan tinggi.

Mencocokkan jenis flange yang ideal dengan sistem perpipaan Anda dengan aplikasi penggunaan akan membantu memastikan pengoperasian yang baik dan masa pakai yang lama. Masing-masing karakteristik flange di atas akan berdampak pada kinerja flange di berbagai proses dan kondisi operasi. Ukuran, pressure rating, dan standar yang digunakan turut mempengaruhi kinerja flange. Untuk lebih memahami tentang flange, Anda bisa mempelajari selengkapnya di sini.

Baca Juga : Flange ANSI - Tabel Flange Pipa Ansi 150 dan 300

Flange berada di bawah standar global yang ditetapkan oleh American Society of Mechanical Engineers (ASME) yaitu ASME B16.5 & B16.47, dengan klasifikasi pressure rating berdasarkan kemampuannya menahan suhu dan tekanan ditandai menggunakan nomor dan akhiran “#”, “lb”, atau “kelas”. Klasifikasi umum meliputi; 150#, 300#, 600#, 900#, 1500#, dan 2500#. Toleransi tekanan dan suhu yang tepat relatif bervariasi berdasarkan material yang digunakan, desain, dan ukuran flange.

Daftar Merk Flange Terkenal untuk Sistem Perpipaan

Selain spesifikasi, pilihan merek juga dapat mempengaruhi kinerja flange yang Anda gunakan. Pilihlah flange dari merek terpercaya agar flange dapat bekerja secara optimal, minim perawatan, dan digunakan dalam waktu lama. Beberapa rekomendasi merek flange terpercaya antara lain:

GBA Flange

Didukung oleh produsen yang telah dipercaya oleh banyak merek-merek besar dengan akumulasi pengalaman lebih dari 50 tahun, Alvindo Catur Sentosa mengeluarkan merek GBA pada tahun 2008 dan flange adalah salah satu produk unggulannya. Produk GBA flange yang tersedia saat ini antara lain:

  • Welding Neck Flange
  • Socket Weld Flange
  • Slip-on Flange
  • Blind Flange

GBA telah menjadi merek terpercaya saat ini terbukti dengan produk-produknya yang telah tersebar di seluruh Indonesia dan digunakan oleh banyak perusahaan dari berbagai skala dan industri. GBA flange diharapkan dapat senantiasa memenuhi kebutuhan flange di pasaran dan bisa menjadi solusi flange berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga : Mengenal Weld Neck Flange: Definisi, Fungsi, Kelebihan, dan Kekurangan

ULMA Flange

Ulma Forge, yang berlokasi di Spanyol, adalah salah satu produsen flange khususnya forged flange terbaik di dunia. Ulma terkenal dengan kualitas flange premium dan layanan purna jual yang sangat diandalkan untuk berbagai industri di dunia khususnya di Indonesia.

Produk flange ulma dirancang dan dibuat dengan standar internasional seperti American Petroleum Institute (API) dan International Organization for Standardization (ISO). Variasi flange yang tersedia termasuk weld neck, slip-on, socket weld, dan blind flange, semuanya dibuat dengan material terbaik dan proses produksi yang canggih.

Baca Juga : Socket Weld Flange: Fungsi, Kelebihan, dan Harga di Pasaran

ACS telah bekerjasama sebagai mitra pemasok produk-produk flange dari Ulma. Sehingga, industri-industri di Indonesia bisa senantiasa mendapatkan produk flange terbaik sesuai dengan aplikasi industri yang berlaku. Beberapa produk Ulma yang tersedia di ACS antara lain; weld neck, slip-on, socket weld, dan blind flange.

Bebitz Flange

BFN (BEBITZ), yang didirikan pada tahun 1911 di Jerman, adalah salah satu produsen flange terbesar di dunia. Selama lebih dari seratus tahun, BFN (BEBITZ) telah menjadi produsen flange terpercaya di Eropa dan telah memperoleh berbagai sertifikasi dari berbagai lembaga resmi. BFN (BEBITZ) berupaya mengembangkan perusahaan secara global dengan adanya pabrik manufaktur pembuatan flange berdiameter besar di Jerman, sedangkan untuk flange berdiameter kecil diproduksi di India.

Baca Juga : Pengertian dan Penggunaan Jack Screw Flange

ACS juga menyediakan produk-produk weld neck, slip-on, socket weld, dan blind flange untuk memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia. Jadi, pelaku industri di Indonesia tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan produk flange kualitas terbaik dari BFN (BEBITZ).

Galperti

Galperti didirikan pada tahun 1921 di Italia dengan mengeluarkan produk berupa peralatan pertanian kecil dan komponen yang dibuat untuk perkeretaapian negara. Kemudian, karena pembangunan terus melaju pesat dan munculnya industri kimia dan petrokimia pada tahun 1950-an menyebabkan diversifikasi produk menjadi flange. Setelah mengalami perkembangan yang signifikan terlihat pada tahun 1994 di mana dalam beberapa tahun kapasitas produksi flange global meningkat sangat pesat.

Baca Juga : Pahami Perbedaan pada Nozzle dan Flange

Di Amerika, Galperti telah dikenal sebagai salah satu produsen utama flange dan produk tempa lainnya khusus untuk industri minyak dan gas, kimia dan petrokimia, pembangkit listrik dan pipa, dengan dan kualitas yang bersaing dan terus bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan secara global. Anda dapat menemukan salah satu produk Galperti di ACS yaitu Welding Neck Flange.

MIE Techno Co, Ltd

MIE Techno Co, Ltd. dibangun sejak tahun 1907 di Jepang dengan nama perusahaan Horo Tekki Company Limited. Bertahun-tahun setelah selesainya membangun pabrik baru, perusahaan ini mulai memproduksi fitting pipa stainless steel dan suku cadang mekanis hingga berhasil memperluas pasar ke penjualan stainless steel flange, kemudian mengubah nama menjadi MIE Techno Co, Ltd.

Sampai saat ini, MIE Techno Co, Ltd. telah memperluas jangkauan penjualan secara global dan dikenal dengan produksi komponen-komponen seperti stainless buttweld fittings, flanges, stainless piping system, dan screwed type stainless steel pipe fittings. Di ACS sendiri, produk MIE Techno Co, Ltd. yang tersedia antara lain;

  • Blind Flange
  • Socket Weld Flange
  • Slip-on Flange

Anda dapat memilih flange mana yang paling tepat untuk kebutuhan Anda, baik itu dari GBA Flange, ULMA, BFN (BEBITZ), Galperti, maupun MIE Techno semuanya dibuat dengan teknologi canggih yang selalu mengikuti perkembangan industri perpipaan di dunia. Dapatkan produk flange merek unggulan di ACS dengan cara membeli langsung melalui official store ACS di Tokopedia, maupun melalui admin sales untuk mendapatkan penawaran terbaik. Temukan solusi  kebutuhan flange sebagai sambungan efisien sistem perpipaan Anda selengkapnya hanya di ACS.

Penulis

Om Vin
Om Vin adalah full-time in-house engineer ACS dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri pipa fitting dan sangat gemar dengan tantangan.

Share

  • Facebook
  • Tweet
  • Whatsapp
  • LinkedIn

Artikel lainnya

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
22
.
05
.
24

Heat Exchanger : Definisi, Prinsip Kerja, dan Konfigurasi

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi sebuah sistem adalah bagaimana memindahkan panas dari satu medium ke medium lain tanpa mencampurkan fluida yang terlibat, serta menjaga integritas sistem dan kualitas produk. Lalu, bagaimana heat exchange bekerja? Yuk, simak penjelasan selengkapnya.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
22
.
05
.
24

Aktuator Hidrolik: Solusi Terbaik untuk Kontrol Gerakan dalam Konstruksi, dan Industri Lainnya

Sistem mekanis tradisional atau manual sering kali sulit dalam menghasilkan tenaga dan daya tanggap yang dibutuhkan. Di sinilah peran aktuator dibutuhkan sebagai solusi untuk berbagai tantangan kontrol gerak.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
20
.
05
.
24

Safety Valve: Definisi, Fungsi dan Prinsip Kerja dalam Melindungi Sistem dari Overpressure

Dengan kemampuannya untuk mengontrol tekanan dan memastikan pelepasan gas atau fluida berbahaya saat mencapai level yang berpotensi membahayakan, safety valve bukan hanya sekadar komponen untuk menjaga keamanan sistem industri.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
20
.
05
.
24

Pentingnya Process and Instrumentation Diagram (P&ID) sebagai Alat Visualisasi dalam Industri

Selain gambaran teknis, P&ID memberikan representasi grafis yang jelas tentang hubungan antar-elemen dalam sistem. Sehingga sangat membantu para profesional atau pekerja proyek untuk memahami, merancang, dan mengelola proses industri dengan lebih efisien.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
20
.
05
.
24

Mengenal Mesin Bubut: Definisi, Aplikasi, dan Teknik Pembubutan

Aplikasi mesin bubut melibatkan banya industri, termasuk otomotif, kedirgantaraan, dan elektronik. Mari pahami prinsip kerja mesin bubut, jenis-jenis mesin bubut yang umum digunakan, dan teknik pembubutan seperti facing, turning, thread cutting, dan lainnya.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
20
.
05
.
24

Menelusuri Ragam Jenis Plat Besi dan Keunggulannya dalam Proyek Konstruksi

Mengeksplorasi berbagai jenis plat besi beserta karakteristiknya, seperti plat hitam untuk konstruksi, plat besi kembang untuk desain estetika, plat besi bordes untuk daya cengkram, plat kapal untuk industri maritim, dan plat besi strip yang tipis dan fleksibel.