Produk Valve

Valve atau katup berfungsi untuk meregulasi, mengontrol atau mengubah aliran dari suatu fluida atau gas dengan cara membuka, menutup atau menghalangi sebagian aliran tersebut. Di ACS, saat ini tersedia aneka jenis valve dengan spesifikasi ukuran, material, standard dan merek yang berbeda untuk penggunaan di sektor minyak dan gas, petrokimia, pembangkit listrik dan industri pada umumnya. 

Butterfly Valve

Butterfly valve (Katup Kupu-kupu) termasuk dalam kategori valve seperempat putaran dan memiliki disk dengan bentuk menyerupai sayap kupu-kupu. Butterfly valve dipilih karena ringan, memiliki bentuk yang kompak dan minim perawatan. Walaupun memiliki fungsi yang sama dengan valve lainnya, butterfly valve tidak dianjurkan digunakan untuk meregulasi aliran.

Material

Carbon Steel, Cast Iron & Ductile Iron

Tersedia Ukuran

2” - 16”

Standards

JIS, DIN & ASME

merk

GBA
EBRO

Schedule

Class

Face / Connector

Filler Material

Hoop Material

Ball Valve

Ball valve (katup bola) memiliki pengontrol aliran berbentuk bola yang bisa berotasi 90° untuk mengalirkan atau menghentikan aliran fluida atau gas. Ball valve banyak dipilih karena cara bisa dibuka atau tutup dengan sangat cepat, lebih awet dan tahan lama dibanding jenis valve lainnya terutama jika fluida atau gas bersifat korosif.

Material

Stainless Steel, Carbon Steel, Cast Iron & Brass

Tersedia Ukuran

¼” - 8”

Standards

JIS, DIN & ASME

merk

Schedule

Class

Face / Connector

Filler Material

Hoop Material

Check Valve

Check valve (non-return valve) terdiri dari 2 tipe yaitu check valve swing type dan lift type. Secara fungsi, check valve memperbolehkan fluida untuk mengalir hanya ke satu arah atau menghindari terjadinya reversed flow / backflow. Mekanisme pada check valve bekerja menggunakan tekanan dari aliran fluida itu sendiri dan tidak menggunakan handle. Check valve biasanya dipasang pada bagian outlet atau discharge dan berfungsi sebagai sistem pengaman pada sistem perpipaan.

Material

Stainless Steel, Carbon Steel, Cast Iron, Ductile Iron & Bronze

Tersedia Ukuran

½” - 24”

Standards

JIS, DIN & ASME

merk

Schedule

Class

Face / Connector

Filler Material

Hoop Material

Gate Valve

Gate valve (Katup Gerbang) adalah jenis valve yang paling sering digunakan dalam sistem perpipaan untuk membuka atau menghentikan aliran fluida atau gas dengan sebuah gerbang (wedge). Maka dari itu, penggunaannya gate valve biasanya antara terbuka atau tertutup penuh.

Material

Stainless Steel, Carbon Steel, Cast Iron, Ductile Iron & Brass

Tersedia Ukuran

½” - 18”

Standards

JIS, DIN & ASME

merk

Schedule

Class

Face / Connector

Filler Material

Hoop Material

Globe Valve

Globe valve memiliki sebuah steker (plug) yang bergerak linear untuk mengontrol aliran fluida atau gas. Karena desainnya, globe valve bisa mengurangi tekanan, bisa dioperasikan dengan cepat karena jarak tempuh steker (plug) sangat singkat dan bisa dipasang mengikuti atau melawan arah dari aliran fluida atau gas untuk efek yang berbeda.

Material

Stainless Steel, Carbon Steel & Cast Iron

Tersedia Ukuran

¼” - 12”

Standards

JIS, DIN & ASME

merk

Schedule

Class

Face / Connector

Filler Material

Hoop Material

Apa Itu Valve?

Valve adalah sebuah perangkat yang mengatur, mengendalikan, dan mengarahkan aliran fluida dengan cara membuka, menutup, atau menghambat tekanan pada media aliran dengan adanya proses atau sistem. Seperti penjelasan sebelumnya, pada dasarnya valve bisa ditemukan pada kehidupan sehari-hari. Selain itu, valve juga digunakan untuk berbagai kebutuhan di industri seperti pada kilang minyak dan gas, kilang refinery di industri pengolahan kelapa sawit dan petrokimia, pembangkit listrik, pertambangan, pabrik obat, pabrik cat, pabrik keramik, pabrik obat, pabrik makanan dan minuman. 

Valve juga banyak jenis dan spesifikasinya sesuai dengan kebutuhan industri yang diperlukan. Valve yang tersedia di Alvindo sendiri adalah valve untuk penggunaan di industri dengan material carbon steel, stainless steel, dan cast Iron

Valve terdiri dari banyak jenis dan yang paling umum digunakan adalah gate valve, globe valve, ball valve, butterfly valve, dan check valve. Dalam sistem perpipaan pada kegiatan industri, anggaran untuk valve sendiri umumnya bisa mencapai 20 hingga 30% dari total pengeluaran. Pada dasarnya, valve memiliki fungsi yang kurang lebih sama walaupun bentuk dan ukurannya berbeda. Artinya, jika Anda lebih memilih ball valve daripada butterfly valve dengan fungsi yang sama, harganya bisa lebih mahal. Oleh karena itu, pemilihan valve dari segi harga dan kebutuhan saat proses produksi merupakan hal yang penting.

Apa Fungsi Valve?

Secara umum, valve berfungsi untuk mengontrol media aliran agar bisa berfungsi dengan baik. Lebih jelasnya untuk menghentikan dan menjalankan aliran, mengurangi dan meningkatkan aliran, mengontrol arah aliran, mengatur tekanan proses aliran, meringankan sistem pipa dengan tekanan tertentu. Namun, dengan bentuk dan jenis yang beragam menyebabkan valve memiliki fungsi yang berbeda-beda. Berikut adalah klasifikasi valve yang paling umum digunakan beserta fungsinya.

  1. Gate Valve

Gate Valve adalah jenis yang paling umum digunakan di banyak proses produksi dan kegiatan industri. Valve ini bergerak mengikuti garis lurus dan berfungsi untuk mengalirkan atau menghentikan fluida. Dalam penggunaannya, valve ini akan terbuka atau tertutup sepenuhnya. Gate valve digunakan di hampir semua jenis fluida seperti gas, bahan bakar, feedwater, uap, pelumas, hydrocarbon, dan lainnya.

  1. Globe Valve

Globe valve digunakan untuk menghentikan, mengalirkan, dan mengatur fluida. Globe valve digunakan pada sistem yang memerlukan pengendalian aliran dan yang juga penting yaitu leak tightness. Sebuah globe valve menyediakan penutup yang lebih baik daripada gate valve namun memerlukan lebih banyak biaya. Penggunaan globe valve cocok untuk berbagai industri, misalnya untuk cooling water system maupun high-point vent and low-point drain.

  1. Check Valve

Check valve adalah valve yang juga dikenal dengan non-return valve atau NRV digunakan untuk menghindari aliran fluida yang bergerak berlawanan arah pada sistem perpipaan. Tekanan fluida yang melewati pipa akan membuka valve sementara yang datang dari sebaliknya akan menutup valve.

Hal tersebut memungkinkan aliran deras bebas hambatan yang akan otomatis menutup saat tekanan berkurang. Penggunaan check valve yang paling umum adalah pada mesin mobil. Salah satunya yaitu untuk mengontrol aliran udara yang harus dikeluarkan oleh booster rem pada sistem pengereman agar dapat berfungsi dengan baik.

  1. Ball Valve

Ball Valve adalah valve yang gerakannya berputar seperempat putaran dan menggunakan disk berbentuk bola untuk menghentikan atau membuka aliran. Kebanyakan ball valve bersifat quick-acting karena hanya membutuhkan putaran 90° pada pegangan untuk menggerakan valve-nya. Ball valve lebih kecil dan ringan daripada gate valve walaupun ukuran dan tingkatannya sama. Ball valve umumnya digunakan dalam sistem proteksi kebakaran dan aplikasi di sistem kelautan.

  1. Butterfly Valve

Butterfly valve adalah valve yang gerakannya berputar seperempat putaran digunakan untuk menghentikan, mengatur, dan memulai aliran. Butterfly valve mempunyai bentuk yang pendek melingkar. Butterfly valve cocok untuk pengaplikasian valve besar karena desainnya yang ringkas dan ringan sehingga hanya membutuhkan ruang yang jauh lebih sedikit daripada valve lainnya. Karena bentuk dan fungsinya, butterfly valve merupakan salah satu yang kegunaannya terdapat di banyak bidang. Contohnya: penyediaan air, pengolahan air limbah, proteksi kebakaran dan pasokan gas, industri kimia dan minyak, sistem penanganan bahan bakar, pembangkit listrik, dll.

Penerapan Valve pada Proses Produksi

Valve memiliki peranan yang cenderung penting karena digunakan di banyak situasi dalam mengatur aliran fluida terutama yang berkaitan dengan tekanan tinggi dalam dunia industri bahkan rumah tangga seperti yang ada di kompor gas dan keran air. Dengan material yang kuat dan berkualitas bahkan dapat membuat valve bertahan dalam jangka waktu yang relatif panjang. 

Sama halnya seperti fungsi valve, penerapan valve juga tergantung pada jenis-jenis valve. Gate valve sangat cocok untuk penggunaan dengan temperatur dan tekanan yang tinggi. Sementara itu, globe valve paling sesuai digunakan untuk memperlambat aliran (throttling). Kemudian ball valve biasa digunakan untuk mengontrol tekanan dan aliran fluida, sekaligus mematikan fluida korosif. Lalu butterfly valve yang dapat digunakan untuk cairan korosif pada suhu dan tekanan rendah. Terakhir  yaitu check valve yang sesuai saat arus balik harus dihindarkan dengan tekanan tinggi, umumnya dijumpai pada sistem pembuangan air.

Material yang Digunakan Pada Valve

Penggunaan valve untuk berbagai media (cairan yang dialirkan) membutuhkan spesifikasi valve yang berbeda (material, ketebalan, komponen, dan lainnya) dan yang paling utama adalah tingkat korosi dan tekanan media yang mengalir. Ekstrimnya, semakin korosif dan semakin tinggi tekanan cairan yang mengalir, maka akan semakin tinggi spesifikasi valve yang dibutuhkan (umumnya Stainless Steel 316 dan Class tertinggi). Ada beragam jenis material valve yang digunakan dalam perpipaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing industri, di antaranya:

  • Stainless Steel (SS 304 - SS 316, SS304/304L, SS316/316L)

Terbagi menjadi 316 & 316L. 316L mengandung karbon yang lebih rendah dan memiliki kelebihan jika dilakukan pengelasan, maka dia tidak akan meninggalkan residu yang berpotensi untuk mengkontaminasi media yang dialirkan dan mengurangi potensi korosi pada sambungan las. 

  • Carbon Steel (CS)

Carbon steel memiliki titik leleh yang lebih sedikit dan ketahanan kimia yang lebih rendah, tetapi karena kandungan karbonnya yang tinggi, jenis ini lebih mudah dibentuk dan lebih stabil serta memiliki alokasi panas yang lebih kuat.

Rentang ball valve yang terbuat dari carbon steel dirancang untuk digunakan dalam keadaan yang membutuhkan keluaran yang kuat dan efisien. Cast iron valve terbuat dari gabungan logam berkualitas tinggi yang mirip dengan baja tahan karat sehingga tahan terhadap korosi.

  • Cast Iron (CI)

Terbuat dari gabungan 96% -98% besi, 2% -4% karbon, dan sedikit silikon. Memiliki toleransi suhu yang bagus hingga lebih dari 2100F (1150C). Dalam hal tekanan, kekuatan cast iron tergantung pada kelas tekanannya. Dua yang paling umum adalah kelas 125 dan kelas 250. Cast iron kuat dan biasanya tidak akan rusak bahkan setelah melalui guncangan yang kuat. 

  • Brass

Brass atau kuningan adalah gabungan dari tembaga dan seng. Brass valve lebih fleksibel dan mudah dibentuk daripada perunggu, dan dapat dibuat melalui pengecoran, ekstrusi panas, penempaan, atau penarikan dingin. Brass secara alami memiliki hasil akhir yang halus sehingga dapat menghemat biaya finishing. Brass sangat tahan korosi, tetapi kontak yang terlalu lama dengan klorin atau air dapat merusak seng dalam logam.

  • Ductile Iron

Ductile iron adalah gabungan besi yang lebih modern dibuat dengan grafit berbentuk nodul. Memberikan keuletan yang sangat baik pada material, sehingga tidak akan pecah saat ditekuk. Batas suhu sedikit lebih rendah dari cast, tetapi masih cukup tinggi pada 1350F (730C). Ductile iron memiliki ketahanan korosi, kekuatan tarik, dan kekuatan luluh yang sangat baik. Sehingga lebih cocok untuk pergerakan yang tinggi.

Stockist, Distributor Valve Resmi dan Terpercaya

Sesuaikan kebutuhan gate valve Anda dan dapatkan material terbaik dan bersertifikat untuk mengoptimalkan proses produksi pada kegiatan industri Anda hanya di Alvindo Catur Sentosa.

Sebagai supplier atau distributor valve yang telah berkecimpung selama lebih dari 20 tahun, Alvindo Catur Sentosa menyediakan produk valve terbaik dengan ukuran, material, dan spesifikasi beragam dan pastinya unggulan. Material yang tersedia lengkap mulai dari stainless steel, carbon steel, cast iron, ductile iron, dan brass. Disertai standar valve terbaik yaitu JIS, DIN, dan ASME dan merek berkelas GBA, FBV Inc., dan KITZ. Produk yang original dan bersertifikasi penting agar dapat bekerja dengan aman dan tahan lama. Valve yang tersedia di Alvindo Catur Sentosa sudah tersertifikasi mill-test-certificate (MTC).

Beli valve dari rumah dengan aman dan nyaman dengan menghubungi sales kami dengan banyak metode yaitu via Live Chat, mengisi form Request For Quotation (RFQ), atau beli langsung melalui Official Store kami di Tokopedia dimana Anda bisa membayar dengan Cash on Delivery, tersedia gratis ongkir hingga promo menarik lainnya. Serta nikmati kemudahan mendapatkan valve dengan mutu dan jaminan pengiriman valve aman dengan armada logistik ACS dan partner logistik yang sudah berpengalaman melayani pengiriman ke kota-kota besar di Indonesia seperti Medan, Jakarta, Bandung, Bogor, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Palembang, Balikpapan, Samarinda hingga Papua.

Baca Selengkapnya