Produk Spiral Wound Gasket

Spiral Wound Gasket (SWG) berfungsi sebagai materi insulasi pada sambungan flange atau perangkat lainnya. Spiral Wound Gasket adalah gasket metalik yang paling umum digunakan pada industri, pemilihan dan pemasangan spiral wound gasket yang tepat, bisa tahan terhadap temperatur dan tekanan tinggi, sehingga menghindari terjadinya kebocoran.

Spiral Wound Gasket (SWG) Outer Inner Ring (OIR)

Spiral Wound Gasket berjenis Outer Inner Ring (OIR) memiliki 3 komponen utama yaitu outer ring, inner ring dan sealing element yang terdiri dari hoop stainless steel dan filler graphite.

Material

Stainless Steel & Carbon Steel

Tersedia Ukuran

½” - 36”

Standards

ASME B16.20

merk

Schedule

Class

#150 - #900

Face / Connector

Filler Material

Graphite

Hoop Material

Stainless Steel

Spiral Wound Gasket (SWG) Outer Ring (OR)

Spiral Wound Gasket berjenis Outer Ring (OIR) memiliki 2 komponen saja yaitu outer ring dan sealing element yang terdiri dari hoop stainless steel dan filler graphite.

Material

Stainless Steel & Carbon Steel

Tersedia Ukuran

½” - 24”

Standards

ASME B16.20

merk

Schedule

Class

#150 - #900

Face / Connector

Raised Face (RF)

Filler Material

Graphite

Hoop Material

Stainless Steel

Apa Itu Gasket?

Kebocoran dalam sistem perpipaan dapat menimbulkan banyak kerugian. Mulai dari korosi akibat cairan yang keluar dari komponen, hingga hal-hal lain yang dapat membahayakan lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, sistem perpipaan harus mempunyai segel yang sangat rapat agar dapat mencegah kebocoran.

Jika muncul pertanyaan komponen apa dalam perpipaan yang efektif untuk meminimalisir kebocoran, gasket jawabannya. Tidak hanya dalam sistem perpipaan, gasket juga banyak digunakan di berbagai kebutuhan, termasuk otomotif. 

Dalam sistem perpipaan, gasket adalah alat yang digunakan untuk menyegel dan ditempatkan di antara sambungan flange untuk membentuk segel statis. Sistem ini dapat mencegah kebocoran pada penyegelan dalam semua kondisi pengoperasian. Berbagai jenis gasket digunakan untuk mencegah kebocoran pada segel di antara pipa flange. Sementara dalam dunia otomotif, fungsi gasket juga dikenal sebagai pencegah kebocoran dan pelindung kompresi mesin serta penghubung antara mesin dan kepala silinder. 

Apa Saja Fungsi Gasket

Fungsi utama gasket adalah sebagai penutup ketidakrataan setiap permukaan flange sehingga dapat menghindari kebocoran cairan dari sambungan flange. Fungsi dari gasket dalam sistem perpipaan tidak bisa dipandang sebelah mata walaupun bentuknya kecil dan tipis seperti sebuah lempengan. Karena berperan memastikan seluruh komponen sambungannya bekerja secara maksima sehingga terhindar dari kebocoran, keberadaan gasket dalam sistem perpipaan juga krusial.

Namun, sama seperti komponen perpipaan lainnya, gasket juga memiliki fungsi bermacam-macam tergantung bentuk dan jenisnya. Umumnya diklasifikasikan berdasarkan bahan dasar pembentuknya. Gasket yang digunakan dalam proses perpipaan secara umum ada tiga jenis yaitu logam, non-logam, dan gabungan. 

Gasket Non-logam

Gasket non-logam dapat dengan mudah dikompresi dengan bolting tegangan rendah. Jenis gasket ini digunakan dengan flange kelas tekanan rendah seperti kelas 150 dan 300 dan juga pada suhu rendah. Gasket non-logam adalah yang termurah dan paling mudah ditemukan. Jenis gasket full face cocok untuk flange flat face (FF). Sedangkan jenis flat ring cocok untuk digunakan untuk tipe flange raised-face (RF). Gasket FF hanya dapat digunakan dengan flange FF dan biasanya digunakan untuk sambungan sementara saluran listrik.

Gasket Logam/Ring Joint Gasket/RTJ Gasket

Gasket logam digunakan pada flange kelas tekanan tinggi biasanya di atas kelas 900. Juga dapat digunakan untuk suhu tinggi. Bolting tegangan tinggi diperlukan saat menggunakan gasket logam ini. Karena material pembentuk dasarnya yang kuat, harga gasket logam ini paling mahal.

Composite Gasket atau Gasket Semi-logam 

Gasket komposit cenderung lebih hemat biaya dibandingkan dengan gasket logam, namun diperlukan penanganan yang hati-hati. Biasanya gasket komposit digunakan pada raised face flange, male-female, dan tongue-and-groove. Gasket jenis ini diklasifikasikan lebih jauh menjadi tiga jenis yaitu spiral wound, metal jacketed, dan kammprofile adalah tipe-tipe yang terkenal di kategori gasket komposit. Umumnya digunakan untuk berbagai layanan tekanan dan suhu. Fungsi dari masing-masing gasket semi-logam adalah:

  1. Spiral Wound Gasket. Tipe ini sangat cocok untuk berbagai kelas tekanan dan suhu dari yang rendah hingga yang paling tinggi. Spiral wound gasket (SWG) sangat dibutuhkan dalam instalasi jaringan perpipaan karena perannya untuk menghindari terjadinya kebocoran antar sambungan flange dengan komponen lainnya. 
  2. Metal Jacketed. Gasket ini mudah dibuat dalam berbagai ukuran dan bentuk. Dapat digunakan dalam heat exchanger, shells, channel, dan penutup sambungan flange.
  3. Kammprofile. Jenis ini dapat memberikan ketahanan ledakan yang lebih baik dan mudah ditangani bahkan dalam diameter besar. Gasket kammprofile digunakan dalam berbagai cairan dan kelas suhu tekanan dari flange kelas 150 hingga kelas 2500.

Penerapan Gasket pada Proses Produksi

Penting untuk memahami spesifikasi dan keunggulan serta kelemahan gasket sebelum memilih. Sebab gasket harus menjaga segel dari kebocoran untuk jangka waktu tertentu. Terdapat tiga faktor yang dapat mempengaruhi pemilihan gasket dan harus dipertimbangkan oleh seorang teknisi yaitu kompatibilitas bahan gasket terhadap cairan, kemampuan untuk menahan suhu tekanan sistem, dan masa pakai gasket juga harus diperhatikan.

Kebocoran dari sambungan flange bisa menjadi sebuah bencana yang dapat mengakibatkan produk dan tenaga terbuang sia-sia. Teknisi paling handal sekalipun tidak ada yang menginginkan adanya bahan beracun atau berbahaya bocor sehingga yang membahayakan manusia dan lingkungan.

Oleh karena itu, gasket dapat membantu mencapai penyegelan rapat untuk mencegah kebocoran pada sambungan flange. Jenis gasket yang akan digunakan dalam pengoperasiannya bergantung pada beberapa parameter, seperti:

  1. Temperatur dan tekanan. Gasket harus tahan terhadap seluruh rentang temperatur dan tekanan cairan yang ditanganinya.
  2. Ketahanan korosi. Bahan gasket tidak boleh menimbulkan korosi saat bersentuhan dengan cairan yang melewatinya atau oleh paparan lingkungan.
  3. Jenis cairan. Gasket harus mampu menangani berbagai jenis cairan jika dipasang pada saluran yang melewatinya terdiri dari lebih dari satu jenis cairan.
  4. Kekokohan. Harus mampu menahan semua gerakan yang mungkin terjadi akibat perubahan suhu dan tekanan.
  5. Ketersediaan. Gasket harus mudah didapat agar tidak repot saat waktunya diganti atau saat baru diperlukan.
  6. Biaya. Gasket yang murah dan tidak dapat diandalkan tidak boleh digunakan, namun harganya juga tidak boleh terlalu mahal.

Material pada Gasket

Sama seperti fungsinya, material yang digunakan untuk membentuk gasket juga terdiri dari bermacam-macam material dan campuran, yaitu:

  1. Gasket non-logam umumnya dibuat dari bahan yang fleksibel seperti serat non-asbes yang terkompresi, PTFE, rubber, mika, dan bisa juga terbuat dari serat keramik.
  2. Gasket logam memiliki bahan-bahan tertentu yang dapat digunakan yang tercakup dalam ASME B16.20. Beberapa bahan yang digunakan adalah soft iron, low carbon steel, stainless steel tipe 304, 316, 347, 410. Gasket logam juga dapat dibuat dari bahan khusus seperti yang dibutuhkan oleh designer-nya. Hal yang harus Anda perhatikan dalam pemilihan bahan gasket adalah tingkat kekerasan gasket tidak bisa lebih dari bahan flange yaitu setidaknya 50 BHN. Karena jika tidak, saat mengencangkan flange, gasket akan merusak gerigi dan tidak lagi dapat menahan kebocoran.
  3. Gasket Komposit. Dalam spiral wound gasket, winding strips-nya dibuat dari bahan stainless steel seperti tipe 304, 316, 347, dan bahan lain seperti monel, titanium, atau duplex juga dapat digunakan sesuai kebutuhan. 

Outer ring pada spiral wound gasket sebagian besar dibuat dari carbon steel,  sedangkan inner ring sebagian besar dibuat dari stainless steel tipe 304, 316, 321, 347. Juga dapat dibuat dari bahan eksotis seperti monel, titanium, duplex, dll. Tergantung pada jenis cairan di dalam pipa karena inner ring yang bersentuhan langsung dengan cairan. Sementara yang ada pada kammprofile dan metal jacketed gasket diproduksi dari bahan yang sama yang digunakan untuk memproduksi spiral wound gasket.

Dapatkan Spiral Wound Gasket Terbaik Hanya di ACS

Alvindo Catur Sentosa (ACS) sudah dipercaya oleh +1000 klien di seluruh Indonesia sebagai pemasok perlengkapan pipa fitting terutama spiral wound gasket dengan jenis inner ring dan outer ring. Di ACS tersedia spiral wound gasket dengan standar ASME B16.20 dengan pilihan class 150 hingga class 900 dan tersedia pilihan ukuran ½ inci hingga 36 inci. Spiral wound gasket di ACS dijamin keaslian dan kualitasnya karena kami mengadopsi proses procurement, quality assurance, dan quality check yang ketat serta standar penyimpanan terbaik. 

Beli spiral wound gasket (SWG) di ACS sangat praktis dan aman. Anda bisa berbelanja dari kenyamanan rumah hanya dengan menghubungi sales kami via live chat, mengisi form Request For Quotation (RFQ), atau beli langsung melalui official store kami di Tokopedia dimana Anda bisa membayar dengan metode cash on delivery, tersedia gratis ongkir hingga promo menarik lainnya.

‍Pengiriman gasket juga terjamin aman karena dikirim dengan armada logistik ACS dan partner logistik yang sudah terjamin pelayanannya dengan mengirim gasket ke kota-kota besar di Indonesia seperti Medan, Jakarta, Bandung, Bogor, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Palembang, Balikpapan, Samarinda dan Papua.

Baca Selengkapnya