23
.
08
.
22

Apa itu Flange dan Jenis Special Flange dalam Sistem Pemipaan

Daftar isi

Tutup

Flange dan Jenis Special Flange

Apa itu Flange? Mengapa membutuhkan Flange dalam sistem perpipaan? Terlebih lagi, Familiar kah kamu dengan Flange yang dibuat khusus atau disebut juga dengan Spesial Flange? 

Artikel ini membahas dan menjelaskan seputar Flange, mulai dari Fungsi Flange dan apa saja yang harus diperhatikan dalam Flange. Juga membahas mengenai Spesial Flange yang berbeda dari Flange pada umumnya.

Apa itu Flange?

Flange merupakan komponen dalam industri perpipaan yang berguna untuk menggabungkan antara dua buah pipa dengan valve atau dengan equipment lainnya. Kemudian gabungan tersebut direkatkan dengan baut menjadi satu kesatuan yang utuh. Flange pipa memiliki beberapa ukuran dan jenis bergantung pada desain dan spesifikasi yang digunakan.

Fungsi Flange

Fungsi utama dari Flange adalah untuk menyambungkan 2 komponen menjadi 1 dengan partisi berupa Flange. Pipa yang tadinya terpisah dapat dijadikan menjadi satu bagian untuk tujuan konstruksi tertentu. Flange ini biasanya digunakan untuk membuat satu sambungan yang permanen. Jadi Fungsi Flange adalah untuk menyambungkan dua komponen antara Pipa dan Valve atau pun Pipa ke Pipa menjadi satu. 

Flange sangat dibutuhkan dalam sistem perpipaan. Selain menyambungkan antara 2 komponen menjadi satu, juga berfungsi untuk memudahkan dalam proses maintenance dan jika memiliki opsi apabila perlu untuk menambahkan jalur fluida ke tempat lain tanpa perlu memotong pipa itu sendiri sehingga dapat menghemat biaya produksi.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Penggunaan Flange

1.Memilih Jenis Fluida

Jenis Fluida yang mengalir perlu diperhatikan. Apakah merupakan jenis fluida yang korosif seperti Minyak dan bahan Acid lainnya atau bukan merupakan jenis fluida yang korosif. Jika fluida yang dialirkan adalah Fluida yang korosif, maka jangan menggunakan jenis Flange yang terbuat dari bahan Carbon Steel karena akan berdampak pada kerusakan komponen yang lebih cepat dan lebih buruknya akan membuat kebocoran aliran Fluida. Maka penting untuk menggunakan Flange berbahan dasar Stainless Steel.

2.Pressure Rating (PR) Making Tinggi, Maka Memerlukan Pemilihan Class Flange yang Tinggi Juga

Pressure Rating dalam sistem perpipaan adalah batasan tingkat tekanan air yang dapat ditahan pada komponen perpipaan. Jangan memilih Flange dengan ketahanan dibawah PR yang direkomendasikan Standar.

3.Koneksi Flange

Terdapat beberapa variasi dalam pemilihan Koneksi Flange dengan berbagai kebutuhan, pada dasarnya penggunaan Flange semuanya sama, yaitu untuk menyambungkan 2 komponen menjadi satu atau menghubungkan pipa ke berbagai peralatan dan komponen pipa lainnya, serta memberikan fleksibilitas tambahan dalam hal perakitan, pembongkaran, dan juga pemeliharaan. Koneksi yang dimaksud adalah apabila terdapat Urgensi untuk memilih Lap Joint Flange yang juga disebut back up flange, loose ring flange, loose hubbed flange atau van stone flange. Perbedaan utama pada Lap Joint Flange adalah ia membutuhkan Lap Joint Stub End untuk Melengkapi Lap Joint Flange. Kedua Komponen ini dapat digabungkan menjadi satu untuk kebutuhan fungsi sistem perpipaan tertentu. Yang juga dapat menghemat biaya produksi karena tidak perlu di las untuk menyambungkannya dan dapat mengkombinasikan Flange berbahan Carbon Steel yang memiliki biaya yang lebih murah dibanding Flange berbahan Stainless Steel dengan komponen Lap Joint Stub End.

Baca juga : Jenis-jenis Expansion Joint Pada Sistem Perpipaan

Jenis Special Flange

1. Long Welding Neck

Long Welding Neck Flange (LWN), yang juga dikenal sebagai straight hub welding flange. Memiliki 2 bagian yaitu: bagian atas yang merupakan laras berdinding berat dan bagian bawah merupakan Flange berbentuk piringan seperti cakram dengan semua dimensinya yang telah sesuai dengan standar ASME B16.5.

Cara Pengaplikasiannya sendiri yaitu dengan memasangkan Nozzle pada kepala LWN Flange 

Tipe flange ini mirip dengan welding neck flange, bedanya ia biasanya digunakan sebagai pasangan dari nozzle yang tidak memerlukan pipa. jenis flange ini cukup panjang, sehingga tidak membutuhkan pipa ketika disambungkan ke vessel/bejana yang nantinya berfungsi sebagai nozzle. Tipe Flange ini biasanya digunakan dalam Pressure dan temperatur tinggi. Meskipun memiliki biaya yang lebih mahal, akan tetapi dapat menghemat waktu produksi dibandingkan dengan normal Flange yang disambungkan ke pipa. Juga biasanya jenis flange long weld neck (LWN) ini digunakan ketika membutuhkan suatu service secara berkala pada bagian yang korosi sehingga akan lebih mengurangi biaya produksi apabila menggunakan Flange berbahan Stainless Steel.

long welding neck stainless steel flange

Baca juga : pahami-perbedaan-pada-nozzle-dan-flange

2. Self Reinforced Flange

Self reinforcement flange adalah flange yang dibuat khusus, di desain khusus untuk menahan pressure yang tinggi. Flange jenis ini tidak lagi membutuhkan komponen tambahan pada pengaplikasiannya, maka karena itu disebut dengan Self Reinforced Flange artinya Flange yang tidak membutuhkan bantuan/tambahan dari komponen apapun. 

Dari segi bentuk, ia mirip dengan weldneck. Flange yang di kenal dengan sebutan forging ini tidak pernah di gunakan dalam sambungan pipa, ia biasanya langsung digunakan untuk vessel, maka kita disebut juga dengan nozzle. Penggunaan Self Reinforced Flange juga biasanya digunakan hanya dalam jenis industri khusus saja, atau pada industri lain yang memang membutuhkan jenis Flange ini.

reinforced flange stainless steel flange

3. Orifice Flange

Orifice flange digunakan untuk mengukur laju carian atau gas yang melalui celah pada sebuah pipa. pada dasarnya, jenis flange ini mirip dengan flange lainya, hanya saja terdapat lubang kecil yang nantinya untuk mengukur laju aliran. Orifice Flange terdiri dari sepasang Flange, Gasket, Mur, Baut dan Jack Screw, biasanya fungsi jack screws yang ada dalam Orifice Flange adalah untuk memisahkan kedua orifice flange dengan hanya dengan memutar bautnya.

5 Orifice flange carbon steel material

Cara Kerja Orifice Flange

Orifice Flange digunakan dengan tujuan agar dapat mengukur Tingkat aliran dan tingkat temperatur yang mengalir pada sistem perpipaan, maka dari itu dibutuhkan alat Orifice Flow Meter, yang nantinya akan berfungsi sebagai pengukur dari tingkat aliran fluida yang dialirkan pada pipa yang dipasangkan Orifice Flange. Kalau di pecah, oriface flange juga memiliki bagian seperti pada Flange pada umumnya. 

Nah, itu dia beberapa tipe Flange jenis spesial yang tidak biasa pada sistem perpipaan dan membutuhkan kebutuhan khusus pada instalasi dan penggunaannya. Bagaimana? apakah kamu makin tertarik menjadi seorang Engineer?

Penulis

Om Vin
Om Vin adalah full-time in-house engineer ACS dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri pipa fitting dan sangat gemar dengan tantangan.

Share

  • Facebook
  • Tweet
  • Whatsapp
  • LinkedIn

Artikel lainnya

05
.
09
.
22

Ternyata Begini Proses Pengelasan Yang Digunakan Dalam Pembuatan Pipa Welded

Beginilah proses pengelasan yang dipergunakan dalam pembuatan pipa yang sangat umum pada pipa welded yaitu metode pengelasan

06
.
09
.
22

Pengertian dan Penggunaan Jack Screw Flange

Apa itu Jack screw Flange dan apa saja fungsi dari Jackscrew Flange? bolt/baut berfungsi untuk menyambungkan 2 komponen