2023-11-23

Jenis-Jenis Flange Pipa Berdasarkan Tipe Permukaannya

Daftar isi

Tutup

Flange yang ada saat ini memiliki berbagai jenis jenis variasi, terutama yang digunakan dalam sistem perpipaan. Ada yang dibuat dengan bahan carbon steel, ada pula yang dibuat dengan stainless steel. Dari segi ukuran, flange bisa kecil ataupun besar tergantung dari kebutuhan penggunaannya. Hal lain yang harus diperhatikan ketika menentukan flange adalah tipe permukaannya.

Flange sendiri merupakan komponen yang berfungsi sebagai media penyambung pipa. Simpelnya, untuk menyambungkan 2 pipa menjadi satu. Flange biasanya lebih dipilih agar dapat memudahkan dalam melakukan kontrol hingga modifikasi dan mengganti pipa yang digunakan untuk kebutuhan industri pada umumnya.

Dengan spesifikasi yang ada, cara paling mudah dalam membedakan flange adalah dengan melihat permukaan flange. Kami telah merangkum informasi tentang perbedaan flange berdasarkan tipe permukaannya, berikut penjelasan lengkapnya.

Baca Juga : Apa itu Elbow Pada Sistem Perpipaan

Apa yang Dimaksud dengan Flange Face?

Sebelum mengenal tipe-tipe permukaan flange, kita pahami terlebih dahulu tentang flange face itu sendiri. Istilah flange face mengacu pada permukaan datar pada ujung luar flange yang akan bersentuhan atau berdekatan dengan permukaan serupa pada flange yang lain ketika dipasang bersamaan. Permukaan ini dirancang untuk menciptakan penyegelan yang efektif ketika kedua flangetersebut dihubungkan dan dipasangkan dengan bantuan baut atau sekrup. Terdapat beberapa jenis flange face yang umum digunakan, yaitu:

Flat Face (FF)

Flange tipe ini memiliki perbedaan mendasar pada bagian permukaan yang dapat diidentifikasi dengan mudah, yaitu tidak memiliki permukaan yang naik. Alias, permukaannya berbentuk datar. Karena permukaannya yang datar, maka artinya gasket yang digunakan dengan flange flat face memiliki kontak penuh dengan seluruh permukaan tempat dua flange digabungkan.

Gasket untuk flange flat face biasanya terbuat dari bahan non-logam. Secara umum, flat face digunakan pada sistem yang tidak terlalu rumit, seperti perpipaan air bertekanan rendah. Biasanya, flange flat face juga diaplikasikan di lingkungan yang suhu dan tekanannya rendah, seperti yang ada pada pompa rumah.

Flange tipe Raised Face (RF)

Tipe flange raised face adalah yang paling umum digunakan dan mudah untuk dibedakan. Disebut raised face karena bentuk permukaannya yang tidak rata dan berada diatas “bolting circle face” . Tujuan penggunaan flange tipe raised face adalah untuk memusatkan lebih banyak tekanan pada area gasket yang lebih kecil, sehingga dapat meningkatkan kemampuan menahan pressure pada sambungan. Standar yang paling umum adalah standar ASME B.16.5.

Baca Juga : Pahami Cara Baca Kode Standar ASME

flange type raised face Alvindo Catur Sentosa

Baca Juga : Pahami Perbedaan Buttweld Fitting dan Forged Fitting

Flange tipe Ring Type Joint (RTJ)

Flange tipe ring type joint, atau disingkat (RTJ), biasanya digunakan pada pipa yang memiliki aliran dengan pressure rating yang tinggi, yaitu class 600 atau lebih tinggi, atau pada temperature di atas 800°F (427°C).

RTJ Flange memiliki cekungan yang diukir pada permukaannya. Cekungan ini merupakan tempat untuk ring gasket diletakkan. Baut yang dieratkan kemudian akan menyatukan kedua permukaan gasket hingga bersentuhan dan membuat segel kuat pada flange. Simpelnya, flange akan menekan kedua sisi gasket dengan kuat sehingga tidak akan membebani gasket secara penuh, sehingga dapat mengurangi beban antar flange.

flange type ring joint Alvindo Catur Sentosa

Cara Menentukan Jenis Flange Face untuk Digunakan

Menentukan jenis flange face yang tepat untuk digunakan memerlukan pemahaman akan persyaratan aplikasi dan kondisi operasional sistem perpipaan. Beberapa faktor juga dapat mempengaru. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat membantu Anda dalam menentukan jenis flange face:

  1. Pahami persyaratan aplikasi seperti tekanan, suhu, jenis fluida, dan faktor-faktor seperti lingkungan korosif atau kondisi khusus lainnya.
  2. Kenali karakteristik dari jenis-jenis flange face, seperti yang dijelaskan di atas.
  3. Penting untuk selalu merujuk pada standar industri dan spesifikasi yang berlaku seperti ANSI, ASME, atau DIN.

Bisa dibilang, memilih jenis flange face yang tepat adalah hal yang krusial, terutama ketika alirannya bertekanan atau bersuhu tinggi. Dalam situasi tersebut, pilihan terbaik adalah menggunakan flange face jenis RF. Sementara jika digunakan pada sistem aliran yang tekanan dan suhunya lebih rendah, dan dalam sistem di mana besi tuang, fiberglass, atau digunakan saat bahan lain yang dapat pecah saat baut diputar, flange FF lebih baik untuk diaplikasikan.

Pemilihan flange yang sesuai dengan karakteristik permukaannya tidak hanya menciptakan sistem perpipaan yang efisien tetapi juga memberikan jaminan penyegelan yang diperlukan.

Sekian informasi yang bisa kami sampaikan. Pergi ke Soreang naik gajah, kalau ada yang kurang jelas, bisa langsung tanya aja! Atau kunjungi kami dan sertakan inquiry Anda di www.alvindocs.com dan jelajahi produk-produk perpipaan, khususnya flange, yang lengkap dan variatif!

Penulis

Om Vin
Om Vin adalah full-time in-house engineer ACS dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri pipa fitting dan sangat gemar dengan tantangan.

Share

  • Facebook
  • Tweet
  • Whatsapp
  • LinkedIn

Artikel lainnya

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
01
.
06
.
24

Pengertian Check Valve, Fungsi, Jenis hingga Cara Kerjanya

Check valve dikenal sebagai valve satu arah atau NRV (non-return valve) yang digunakan untuk mengalirkan fluida hanya ke satu arah saja agar tidak terjadi reversed flow/back flow. Kenali lebih jauh tentang check valve di artikel ini.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
29
.
05
.
24

Pinch Valve: Definisi, Cara Kerja, dan Pengaplikasiannya

Pinch valve beroperasi dengan prinsip sederhana, dengan memanfaatkan tabung atau sleeve (selongsong) fleksibel yang dapat atau dijepit untuk mengatur aliran media. Mari pelajari lebih dalam cara kerja pinch valve dan jelajahi penerapannya yang luas.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
25
.
05
.
24

Control Valve : Pengertian, Komponen Hingga Cara Kerjanya

Control Valve mengatur aliran secara otomatis dengan menggunakan pneumatik & hydraulic/hidrolik akuator. Pressure flow, fungsi dan bagian bagian control valve pada excavator

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
20
.
05
.
24

Memahami Pentingnya Machining dalam Industri: Definisi, Teknik, dan Keamanan Kerja

Mari mengulas pentingnya proses machining dalam dunia industri, membahas definisi dan prinsip dasar machining serta teknik-teknik yang umum digunakan seperti turning, milling, drilling, grinding, EDM, broaching, dan honing.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
17
.
05
.
24

Aktuator Valve: Definisi, Fungsi, dan Jenisnya

Pelajari definisi serta peran penting aktuator dalam operasi valve, jenis-jenisnya, dan evaluasi kelebihan serta kekurangannya.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
01
.
04
.
24

Mengenal Lebih Jauh Union Fitting pada Pipa

Union fitting berfungsi untuk menggabungkan pipa yang dapat dilepas pasang tanpa perlu pembongkaran. Mari mengenal lebih jauh mengenai union fitting ini mulai dari jenis, standar hingga harga.