06
.
09
.
22

Jenis-Jenis Flange Pipa Spesial dalam Sistem Perpipaan

Daftar isi

Tutup

Terdapat kategori spesial dalam Flange dengan kebutuhan khusus yaitu Spesial Flange. Nah, Apa itu Flange? Mengapa membutuhkan Flange dalam sistem perpipaan? Terlebih lagi, Familiar kah kamu dengan Flange yang dibuat khusus atau disebut juga dengan Spesial Flange? 

Artikel ini membahas dan menjelaskan seputar Flange, mulai dari Fungsi Flange dan apa saja yang harus diperhatikan dalam Flange. Juga membahas mengenai Spesial Flange yang berbeda dari Flange pada umumnya.

Apa itu Flange?

Flange merupakan komponen dalam industri perpipaan yang berguna untuk menggabungkan antara dua buah pipa dengan valve atau dengan equipment lainnya. Kemudian gabungan tersebut direkatkan dengan baut menjadi satu kesatuan yang utuh. Flange pipa memiliki beberapa ukuran dan jenis bergantung pada desain dan spesifikasi yang digunakan.

stainless steel flange Alvindo catur sentosa

Fungsi Flange

Fungsi utama dari Flange adalah untuk menyambungkan 2 komponen menjadi 1 dengan partisi berupa Flange. Pipa yang tadinya terpisah dapat dijadikan menjadi satu bagian untuk tujuan konstruksi tertentu. Flange ini biasanya digunakan untuk membuat satu sambungan yang permanen. Jadi Fungsi Flange adalah untuk menyambungkan dua komponen antara Pipa dan Valve atau pun Pipa ke Pipa menjadi satu. 

Flange sangat dibutuhkan dalam sistem perpipaan. Selain menyambungkan antara 2 komponen menjadi satu, juga berfungsi untuk memudahkan dalam proses maintenance dan jika memiliki opsi apabila perlu untuk menambahkan jalur fluida ke tempat lain tanpa perlu memotong pipa itu sendiri sehingga dapat menghemat biaya produksi.

Hal Yang Perlu DIperhatikan Dalam Pemilihan Flange Untuk Industri

1.Memilih Jenis Fluida

Jenis Fluida yang mengalir perlu diperhatikan. Apakah merupakan jenis fluida yang korosif seperti Minyak dan bahan Acid lainnya atau bukan merupakan jenis fluida yang korosif. Jika fluida yang dialirkan adalah Fluida yang korosif, maka jangan menggunakan jenis Flange yang terbuat dari bahan Carbon Steel karena akan berdampak pada kerusakan komponen yang lebih cepat dan lebih buruknya akan membuat kebocoran aliran Fluida. Maka penting untuk menggunakan Flange berbahan dasar Stainless Steel.

2.Pressure Rating (PR) Making Tinggi, Maka memerlukan Pemilihan Class Flange yang Tinggi Juga

Pressure Rating dalam sistem perpipaan adalah batasan tingkat tekanan air yang dapat ditahan pada komponen perpipaan. Jangan memilih Flange dengan ketahanan dibawah PR yang direkomendasikan Standar.

Untuk lebih lengkapnya baca juga : cara mengetahui rating flange berdasarkan ASME b16.5

3.Koneksi Flange

Terdapat beberapa variasi dalam pemilihan Koneksi Flange dengan berbagai kebutuhan, pada dasarnya penggunaan Flange semuanya sama, yaitu untuk menyambungkan 2 komponen menjadi satu atau menghubungkan pipa ke berbagai peralatan dan komponen pipa lainnya, serta memberikan fleksibilitas tambahan dalam hal perakitan, pembongkaran, dan juga pemeliharaan. Koneksi yang dimaksud adalah apabila terdapat Urgensi untuk memilih Lap Joint Flange yang juga disebut back up flange, loose ring flange, loose hubbed flange atau van stone flange. Perbedaan utama pada Lap Joint Flange adalah ia membutuhkan Lap Joint Stub End untuk Melengkapi Lap Joint Flange. Kedua Komponen ini dapat digabungkan menjadi satu untuk kebutuhan fungsi sistem perpipaan tertentu. Yang juga dapat menghemat biaya produksi karena tidak perlu di las untuk menyambungkannya dan dapat mengkombinasikan Flange berbahan Carbon Steel yang memiliki biaya yang lebih murah dibanding Flange berbahan Stainless Steel dengan komponen Lap Joint Stub End.

Baca Juga : Apa Itu Smelter Pertambangan dan Penjelasannya

Apa Saja Jenis Flange Spesial

1. Long Welding Neck

Long Welding Neck Flange (LWN), yang juga dikenal sebagai straight hub welding flange. Memiliki 2 bagian yaitu: bagian atas yang merupakan laras berdinding berat dan bagian bawah merupakan Flange berbentuk piringan seperti cakram dengan semua dimensinya yang telah sesuai dengan standar ASME B16.5.

Cara Pengaplikasiannya sendiri yaitu dengan memasangkan Nozzle pada kepala LWN Flange.

long welding neck carbon steel

Tipe flange ini mirip dengan welding neck flange, bedanya ia biasanya digunakan sebagai pasangan dari nozzle yang tidak memerlukan pipa. jenis flange ini cukup panjang, sehingga tidak membutuhkan pipa ketika disambungkan ke vessel/bejana yang nantinya berfungsi sebagai nozzle. Tipe Flange ini biasanya digunakan dalam Pressure dan temperatur tinggi. Meskipun memiliki biaya yang lebih mahal, akan tetapi dapat menghemat waktu produksi dibandingkan dengan normal Flange yang disambungkan ke pipa. Juga biasanya jenis flange long weld neck (LWN) ini digunakan ketika membutuhkan suatu service secara berkala pada bagian yang korosi sehingga akan lebih mengurangi biaya produksi apabila menggunakan Flange berbahan Stainless Steel.

Baca juga : pahami-perbedaan-pada-nozzle-dan-flange

2. Self Reinforced Flange

Self reinforcement flange adalah flange yang dibuat khusus, di desain kusus untuk menahan pressure yang tinggi. Flange jenis ini tidak lagi membutuhkan komponen tambahan pada pengaplikasiannya, maka karena itu disebut dengan Self Reinforced Flange artinya Flange yang tidak membutuhkan bantuan/tambahan dari komponen apapun. 

self reinforced flange stainless steel

Dari segi bentuk, ia mirip dengan weldneck. Flange yang di kenal dengan sebutan forging ini tidak pernah di gunakan dalam sambungan pipa, ia biasanya langsung digunakan untuk vessel, maka kita disebut juga dengan nozzle. Penggunaan Self Reinforced Flange juga biasanya digunakan hanya dalam jenis industri khusus saja, atau pada industri lain yang memang membutuhkan jenis Flange ini.

3. Orifice Flange

Orifice flange digunakan untuk mengukur laju carian atau gas yang melalui celah pada sebuah pipa. pada dasarnya, jenis flange ini mirip dengan flange lainya, hanya saja terdapat lubang kecil yang nantinya untuk mengukur laju aliran. Orifice Flange terdiri dari sepasang Flange, Gasket, Mur, Baut dan Jack Screw, biasanya fungsi jack screws yang ada dalam Orifice Flange adalah untuk memisahkan kedua orifice flange dengan hanya dengan memutar bautnya.

Orifice flange stainless steel

Baca Juga : Pengertian dan Rangkaian Pekerjaan Fitter Fabrikasi

Cara Kerja Orifice Flange

Orifice Flange digunakan dengan tujuan agar dapat mengukur Tingkat aliran dan tingkat temperatur yang mengalir pada sistem perpipaan, maka dari itu dibutuhkan alat Orifice Flow Meter, yang nantinya akan berfungsi sebagai pengukur dari tingkat aliran fluida yang dialirkan pada pipa yang dipasangkan Orifice Flange. Kalau di pecah, orifice flange juga memiliki bagian seperti pada Flange pada umumnya. 

Nah, itu dia beberapa tipe Flange jenis spesial yang tidak biasa pada sistem perpipaan dan membutuhkan kebutuhan khusus pada instalasi dan penggunaannya. Bagaimana? apakah kamu makin tertarik menjadi seorang Engineer?

Penulis

Om Vin
Om Vin adalah full-time in-house engineer ACS dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri pipa fitting dan sangat gemar dengan tantangan.

Share

  • Facebook
  • Tweet
  • Whatsapp
  • LinkedIn

Artikel lainnya

23
.
08
.
22

Jenis-Jenis Flange Pipa Berdasarkan Tipe Permukaannya

3 tipe permukaan Flange. raised face, ring joint dan raised face. Komponen pipa, blind flange, flange jis 10 k, baut flange, flange socket dan adaptor flange

05
.
09
.
22

Proyek Pipa ke Blok Rokan Bakal Angkut Minyak 200 Ribu BPH

Proyek Pipa ke Blok Rokan Bakal Angkut Minyak 200 Ribu BPH