2024-05-29

Pinch Valve: Definisi, Cara Kerja, dan Pengaplikasiannya

Daftar isi

Tutup

Jika Anda bertugas mengawasi proses produksi yang memerlukan kontrol yang tepat terhadap aliran cairan, atau media berbentuk bubuk, Anda bisa menemukan beberapa masalah. Mulai dari kebocoran, kontaminasi, atau laju aliran yang tidak konsisten yang mempengaruhi efisiensi dan kualitas produk. Dalam skenario tersebut, bisa dengan memanfaatkan jenis valve khusus, yaitu pinch valve. 

Pinch valve beroperasi dengan prinsip sederhana, dengan memanfaatkan tabung atau sleeve (selongsong) fleksibel yang dapat atau dijepit untuk mengatur aliran media. Mekanisme ini menawarkan berbagai keuntungan, menjadikan pinch valve sebagai alat yang sangat diperlukan di berbagai lingkungan industri. Mari pelajari lebih dalam cara kerja pinch valve dan jelajahi penerapannya yang luas.

Apa Itu Pinch Valve?

Pinch valve adalah jenis valve pengatur aliran yang mengontrol aliran fluida di dalam tabung tanpa bersentuhan langsung dengan cairan/media dengan memanfaatkan komponen bernama sleeve (selongsong) yang fleksibel dan bisa bergerak menjepit dengan kencang, sehingga dapat menghentikan aliran. Desain ini merupakan metode sederhana namun efektif untuk mengontrol cairan dan melindungi dari kontaminasi.

Fungsi utama pinch valve adalah untuk mengontrol atau menghentikan aliran material yang berpotensi bersifat abrasif, korosif, atau granular (berpasir). Biasanya, pinch valve digerakkan oleh cairan hidrolik atau udara bertekanan untuk membuka dan menutup tanpa bersentuhan langsung dengan media. Ketika sleeve berada dalam posisi terbuka, memberikan akses tanpa hambatan ke berbagai macam media.

Pinch valve umumnya digunakan dalam situasi yang memerlukan isolasi media total untuk menghindari kontaminasi. Hal ini sangat penting dalam situasi di mana isolasi antara media aliran dan komponen valve internal diperlukan, dan sleeve fleksibel bertindak sebagai penghalangnya. Selain itu, pinch valve juga digunakan untuk mengontrol gerakan linier atau rotasi dengan menahan batang dan poros pada posisi tetap.

Bagian-bagian Pinch Valve

Pinch valve terdiri dari tiga komponen utama, yaitu body valve yang merupakan struktur utama penahan bagian lainnya, end connection sebagai sambungan masuk dan keluar untuk dihubungkan ke pipa, dan sleeve untuk mengendalikan aliran fluida. Sleeve ini biasa terbuat dari bahan rubber (karet) sehingga fleksibel saat digunakan.

Cara Kerja Pinch Valve

Pinch valve mengontrol aliran fluida dengan memanfaatkan rubber sleeve. Lubang pada valve akan terbuka penuh, dan bisa ditutup melalui menekan rubber sleeve dengan memanfaatkan suplai tekanan udara mengalir ke bagian dalam valve, menekan ke bawah ke rubber sleeve, dan kemudian tersegel rapat. 

Terdapat dua pilihan metode menggerakan pinch valve; dengan handwheel atau secara pneumatik. Versi manual hanya bekerja dengan memutar handwheel untuk membuka/menutup valve, sedangkan pinch valve mekanis yang dioperasikan secara pneumatik bekerja dengan batang kompresor menarik sleeve terbuka, atau mendorong secara bersamaan untuk menjaga sleeve tetap tertutup. 

Keuntungan dan Kelemahan Pinch Valve

Simak penjabaran tentang keuntungan dan kelemahan dalam pengaplikasian pinch valve berikut, agar Anda tidak salah memilih valve yang sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Keuntungan Pinch Valve

  • Cocok untuk cairan korosif, karena efektif mencegah kontaminasi logam.
  • Memudahkan fluida mengalir lurus tanpa hambatan.
  • Tidak ada bagian internal yang bergerak yang bersentuhan dengan cairan, sehingga minim perawatan.
  • Konstruksi sederhana, hemat biaya.
  • Sebagai solusi drainase yang sangat baik.

Kelemahan Pinch Valve

  • Tidak cocok untuk aplikasi suhu tinggi dan tekanan tinggi, akan muncul kendala pada suhu ekstrem.
  • Rubber sleeve bisa mengalami perubahan jika digunakan di aplikasi bertekanan tinggi.

Tips Memilih Pinch Valve

Ketika memilih pinch valve, beberapa faktor penting perlu dipertimbangkan. Pertama adalah jenis aplikasi dan sifat bahan yang akan diatur alirannya, karena beberapa material sleeve lebih cocok untuk cairan tertentu daripada yang lain. Selain itu, kapasitas aliran yang dibutuhkan serta tekanan dan suhu operasional juga harus diperhitungkan agar valve dapat bekerja secara efisien dan aman dalam lingkungan kerja yang sesuai. Perhatikan juga jenis karet yang tahan abrasi untuk mencegah gangguan aliran dan kinerja optimal sehingga terhindar dari penurunan tekanan, turbulensi, dan abrasi.

Pinch valve merupakan bukti kecanggihan teknologi untuk mengatasi tantangan dalam sektor industri. Fleksibilitas dan efektivitasnya dalam mengendalikan aliran berbagai zat menjadikannya sangat diperlukan di berbagai sektor secara global. Dengan memanfaatkan mekanisme rubber sleeve fleksibel yang sederhana namun kuat, pinch valve mengatur aliran cairan dengan presisi.

Dapatkan informasi tentang komponen-komponen sistem perpipaan maupun komponen industri secara luas hanya di alvindocs.com. Stay tuned terus ya!

Penulis

Om Vin
Om Vin adalah full-time in-house engineer ACS dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri pipa fitting dan sangat gemar dengan tantangan.

Share

  • Facebook
  • Tweet
  • Whatsapp
  • LinkedIn

Artikel lainnya

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
01
.
06
.
24

Pengertian Check Valve, Fungsi, Jenis hingga Cara Kerjanya

Check valve dikenal sebagai valve satu arah atau NRV (non-return valve) yang digunakan untuk mengalirkan fluida hanya ke satu arah saja agar tidak terjadi reversed flow/back flow. Kenali lebih jauh tentang check valve di artikel ini.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
25
.
05
.
24

Control Valve : Pengertian, Komponen Hingga Cara Kerjanya

Control Valve mengatur aliran secara otomatis dengan menggunakan pneumatik & hydraulic/hidrolik akuator. Pressure flow, fungsi dan bagian bagian control valve pada excavator

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
20
.
05
.
24

Memahami Pentingnya Machining dalam Industri: Definisi, Teknik, dan Keamanan Kerja

Mari mengulas pentingnya proses machining dalam dunia industri, membahas definisi dan prinsip dasar machining serta teknik-teknik yang umum digunakan seperti turning, milling, drilling, grinding, EDM, broaching, dan honing.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
17
.
05
.
24

Aktuator Valve: Definisi, Fungsi, dan Jenisnya

Pelajari definisi serta peran penting aktuator dalam operasi valve, jenis-jenisnya, dan evaluasi kelebihan serta kekurangannya.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
01
.
04
.
24

Mengenal Lebih Jauh Union Fitting pada Pipa

Union fitting berfungsi untuk menggabungkan pipa yang dapat dilepas pasang tanpa perlu pembongkaran. Mari mengenal lebih jauh mengenai union fitting ini mulai dari jenis, standar hingga harga.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
01
.
04
.
24

Equal Tee: Definisi, Fungsi, dan Material Terbaik untuk Sistem Pipa

Pelajari definisi, fungsi, dan material terbaik yang digunakan dalam equal tee untuk sistem pipa. Temukan cara mengoptimalkan penggunaan equal tee dalam instalasi pipa Anda. Pelajari lebih lanjut di sini!