2023-11-17

Pahami Pembagian Support pada Sistem Perpipaan

Daftar isi

Tutup

Pembagian Support Pada Sistem Perpipaan

Seperti yang telah kita ketahui, pipa digunakan untuk mengalirkan fluida, yang tentunya akan memiliki berat tertentu, berat itulah yang harus ditopang oleh pipe support. Pernah kami bahas juga dalam jenis beban dalam sistem perpipaan, berat yang dimaksud adalah beban yang dikategorikan sebagai beban sustain. Masih ada beban lain seperti expansion atau occasional yang harus ditopang. Maka dari itu, kita butuh dukungan sistem pemipaan atau pipe support.

Selain itu, pada saat pipa dibentangkan, kita juga pasti membutuhkan pipe support untuk menahan panjangnya pipa. Untuk lebih memahami lebih jauh tentang pipe support, mari simak informasi selengkapnya dalam artikel ini.

pipelines blue and red

Apa yang Dimaksud dengan Pipe Support?

Pipe support adalah struktur atau perangkat yang dirancang untuk mendukung dan mempertahankan pipa dalam sebuah sistem. Pipa dalam sistem perpipaan memerlukan dukungan yang tepat untuk menjaga integritas struktural dan mengurangi risiko kegagalan atau kerusakan.

Fungsi utama dari pipe support adalah memberikan dukungan mekanis untuk pipa dan perlindungan terhadap gaya eksternal yang dapat memengaruhi kinerja pipa tersebut. Secara teknis, hal ini bertujuan agar berat dari pipa tidak bertumpu pada [nozzle](https://www.alvindocs.com/blog/pahami-perbedaan-pada-nozzle-dan-flange#:~:text=Lalu apa perbedaan antara nozzle,dengan menggunakan pipa ataupun tidak.), sambungan las, atau tempat-tempat kritikal lainnya. Karena jika dipaksakan, maka akan berakibat pada lepasnya nozzle dari vessel atau bagian equipment.

Pembagian Tipe Pipe Support

Sebelumnya, sering kali kita tertukar dalam menyebutkan support dengan restrain, padahal sebenarnya keduanya merupakan istilah yang berbeda. Support merupakan istilah yang lebih digunakan untuk menahan deadweigh atau sustain load-nya. Sedangkan restrain, istilah yang dipakai untuk menahan expansion dari pipa.

Mengenai masalah pembagian, hal tersebut tentu saja tergantung pada siapa yang membagi. Beda petugas beda juga pembagiannya, lain juga klasifikasinya. Kami akan membagi jenis pipe support pemipaan ini menjadi 3 seperti di bawah ini:

Hanger Support

9 pipe support pipe fittings

Untuk jenis support ini, umumnya bisa menahan berat dari pipa termasuk fluida yang bekerja di dalamnya. Pipe support ini berfungsi untuk meneruskan beban (load) yang diterima pipa ke struktur atau pondasi yang lebih kuat.

Fungsinya tentu saja agar pipa tidak tertahan sepenuhnya oleh equipment. Support ini juga berfungsi untuk menghindari sagging, yaitu pipa mengembung ke bawah karena kurangnya penopangan sehingga berakibat fluida akan tertahan dan tidak mengalir.

Jenis pipe support ini ada yang langsung ke struktur atau pipa, ada pula yang menggunakan shoe. Shoe digunakan jika pipa terdapat insulasi dimana pipa itu langsung diletakan di supportnya, insulasinya akan penyok atau rusak.

Restraint Support

black pipe restraint

Jenis pipe restrain biasanya khusus untuk menahan beban karena pergerakan pipa, atau lebih khusus ke expansion load. Pergerakan pipa disini, tidak hanya disebabkan oleh perubahan temperatur pipa yang tinggi atau rendah, bisa juga disebabkan oleh external force seperti angin. Namun, untuk pipe restrain lebih untuk menopang pergerakan oleh termal ataupun dinamik pipa.

Jenis dari pipe restain itu akan ditahan oleh anchors. Anchor ada 2 bagian, fixed anchor dan directional anchor. Untuk fixed anchor, pipa tersebut dilas langsung ke struktur sehingga pipa tidak dapat bergerak kesegala arah. Sedangkan directional anchor adalah penahan yang menahan sisi atau arah tertentu dari pipa, biasanya arah aksial.

Satu lagi jenis restrain, yaitu menahan arah lateral atau lebih dikenal dengan guide. Guide menahan pipa agar tidak ke samping. Guide juga biasanya dipasang pada pipa lurus, dengan konfigurasi selang seling. Selain arah yang telah disebutkan, restrain juga termasuk yang menahan ke semua arah, umumnya menggunakan uclamp.

Vibration Absorbers

3 vibration absorbers in pipe fittings

Vibration absorbers, atau penyerap getaran, adalah komponen yang dirancang untuk meredam atau mengurangi getaran pada pipa atau sistem perpipaan. Getaran dapat timbul dari berbagai sumber, seperti aliran fluida dalam pipa, perubahan tekanan, atau faktor-faktor eksternal seperti gempa bumi. Penyerap getaran pada pipe support digunakan untuk mengendalikan dan meminimalkan dampak getaran tersebut.

Dengan penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa pipe support sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan sistem perpipaan. Sebab, fungsi dari pipe support tidak hanya terbatas pada memberikan dukungan struktural untuk pipa, tetapi juga melibatkan aspek pencegahan kerusakan, dan pengendalian getaran yang juga dapat mempengaruhi umur layanan pipa yang beroperasi.

Dengan merancang dan menerapkan sistem pipe support yang tepat, kita dapat mengurangi risiko kegagalan, meminimalkan pergerakan yang tidak diinginkan, dan menjaga keamanan operasional.

Secara keseluruhan, pipe support tidak hanya memberikan perlindungan terhadap risiko operasional, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap efisiensi operasional, pemeliharaan yang lebih mudah, dan keberlanjutan sistem perpipaan.

Penulis

Om Vin
Om Vin adalah full-time in-house engineer ACS dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri pipa fitting dan sangat gemar dengan tantangan.

Share

  • Facebook
  • Tweet
  • Whatsapp
  • LinkedIn

Artikel lainnya

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
01
.
06
.
24

Pengertian Check Valve, Fungsi, Jenis hingga Cara Kerjanya

Check valve dikenal sebagai valve satu arah atau NRV (non-return valve) yang digunakan untuk mengalirkan fluida hanya ke satu arah saja agar tidak terjadi reversed flow/back flow. Kenali lebih jauh tentang check valve di artikel ini.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
29
.
05
.
24

Pinch Valve: Definisi, Cara Kerja, dan Pengaplikasiannya

Pinch valve beroperasi dengan prinsip sederhana, dengan memanfaatkan tabung atau sleeve (selongsong) fleksibel yang dapat atau dijepit untuk mengatur aliran media. Mari pelajari lebih dalam cara kerja pinch valve dan jelajahi penerapannya yang luas.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
25
.
05
.
24

Control Valve : Pengertian, Komponen Hingga Cara Kerjanya

Control Valve mengatur aliran secara otomatis dengan menggunakan pneumatik & hydraulic/hidrolik akuator. Pressure flow, fungsi dan bagian bagian control valve pada excavator

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
20
.
05
.
24

Memahami Pentingnya Machining dalam Industri: Definisi, Teknik, dan Keamanan Kerja

Mari mengulas pentingnya proses machining dalam dunia industri, membahas definisi dan prinsip dasar machining serta teknik-teknik yang umum digunakan seperti turning, milling, drilling, grinding, EDM, broaching, dan honing.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
17
.
05
.
24

Aktuator Valve: Definisi, Fungsi, dan Jenisnya

Pelajari definisi serta peran penting aktuator dalam operasi valve, jenis-jenisnya, dan evaluasi kelebihan serta kekurangannya.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
01
.
04
.
24

Mengenal Lebih Jauh Union Fitting pada Pipa

Union fitting berfungsi untuk menggabungkan pipa yang dapat dilepas pasang tanpa perlu pembongkaran. Mari mengenal lebih jauh mengenai union fitting ini mulai dari jenis, standar hingga harga.