Produk Pipes

Pipa digunakan untuk mengalirkan fluida atau gas. Di ACS, kami memiliki spesialisasi pada pipa besi dengan material Carbon Steel dan Stainless Steel yang dibuat dengan metode Seamless atau Welded.

Pipa dengan material stainless steel dipilih secara luas di banyak industri karena sifatnya yang tahan terhadap karat dan korosi lebih baik daripada material lainnya. Banyak digunakan pada industri seperti minyak dan gas, pertambangan, pengolahan makanan dan minuman, otomotif, hingga aviasi. Temukan pipa stainless steel kualitas terbaik hanya di ACS.

Material

Seamless & Welded

Tersedia Ukuran

¼” - 16”

Standards

ASME B36.19

Schedule

SCH 5 - SCH 160

Class

Face / Connector

Filler Material

Hoop Material

Pipa carbon steel menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan dalam industri yang memiliki jaringan perpipaan luas karena memberikan ketahanannya yang baik pada suhu dan tekanan tinggi, walaupun harga yang ditawarkan relatif lebih ekonomis. Terbentuk dari zat utama Fe dan karbon, keduanya menjadi kombinasi yang tepat untuk pipa yang kuat dan tahan korosi.

Material

Seamless & Welded

Tersedia Ukuran

¼” - 16”

Standards

ASME B36.10, ASTM A252 GR.2

Schedule

SCH 5 - SCH 160

Class

Face / Connector

Filler Material

Hoop Material

Apa Itu Pipa?

Pipa adalah komponen industri berbentuk rongga silinder lurus yang bersifat kedap tekanan digunakan dalam sistem perpipaan untuk mengangkut cairan, gas, atau bisa juga padatan. Seperti valve, pipa juga menempati bagian yang sangat besar dari setiap proses produksi. Terutama jika kita melihat industri eksplorasi minyak, refinery, dan petrokimia, satu hal yang dapat otomatis menarik perhatian adalah jaringan perpipaan yang kompleks dan terintegrasi satu sama lain. Hal ini sangat mendukung plant process.

Plant process adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk mengubah bahan mentah menjadi produk yang bermanfaat. Kegiatan ini membutuhkan komponen yang saling berhubungan untuk mengangkut bahan mentah, produk setengah jadi, dan produk akhir ke lokasi yang diinginkan. Dalam hal ini, pipa menjadi salah satu komponen yang penting karena fungsi utamanya adalah mengangkut media aliran dari satu alat ke alat lain. 

Berdasarkan cara pembuatan, pipa utamanya diklasifikasikan ke dalam dua kategori yaitu seamless dan welded (las). Dari segi visual, kedua jenis pipa ini tidak banyak berbeda walaupun sebenarnya terdapat perbedaan pada keduanya yang cukup signifikan. Dari segi bahasa, pipa seamless berarti pipa yang diproduksi tanpa sambungan sehingga pipa yang dihasilkan menjadi kuat dan kokoh. Sementara pada pipa welded terdapat sambungan berbentuk spiral memiliki pelat yang perlu proses las dalam pembentukannya. 

Perbedaan kedua jenis pipa ini ada di proses pembuatannya. Pipa welded dibuat menggunakan sambungan las di bod-nya dengan beragam jenis sambungan di antaranya spiral, lurus, dan longitudinal. Ada beberapa metode pengelasan pipa welded yaitu Electric Resistance Welding (ERW), Electric Fusion Welding (EFW), High-Frequency Welding (HFW), Submerged Arc Welding (SAW). Sedangkan pipa seamless memiliki beberapa metode yang pengerjaannya jauh lebih rumit dibandingkan pipa welded. Dua metode yang paling terkenal adalah Mandrell Mill Process, Mannesmann Plug Mill, dan extrusion process.

Apa Saja Fungsi Pipa?

Seperti peralatan perpipaan lain, fungsi dari pipa juga berbeda-beda tergantung dari jenis dan bentuknya. Berbagai jenis pipa dirancang dan digunakan dalam bermacam kondisi dengan mempertimbangkan parameter teknis dan komersial. 

Secara kegunaan, pipa welded cenderung lebih rentan terhadap tekanan suhu. Hal ini disebabkan oleh proses pembuatannya yang menggunakan metode las. Jenis ini dapat digunakan di banyak industri pengolahan, namun harus dengan pengerjaan yang terukur dan tidak boleh sembarangan dan melebihi kapasitas kemampuan karena dapat menyebabkan kerusakan yang memicu bahaya. Walaupun begitu, sebelum dilepas ke pasaran, pipa welded bisa dipastikan kokoh karena proses pembuatannya telah mengikuti standar yang berlaku. 

Di sisi lain, pipa seamless umumnya digunakan dalam industri pembangkit listrik, minyak dan gas, serta farmasi. Industri-industri tersebut membutuhkan pipa yang kuat menahan tekanan dan tegangan tinggi. Karena proses pembuatannya, pipa seamless memiliki ketahanan yang kokoh dan sangat efektif menahan tekanan dan suhu tinggi karena tidak memiliki sambungan dan dibuat secara utuh.

Penerapan Pipa pada Proses Produksi

Beberapa hal perlu diperhatikan sebelum memasang sistem perpipaan dalam proses produksi. Hal-hal tersebut antara lain; kelas pipa, spesifikasi, komponen, hingga sistemnya. 

Pipe class atau kelas pipa adalah dokumen yang menentukan jenis-jenis komponen seperti jenis pipa, ketebalan, material, rating flange, jenis cabang, jenis valve dan bahan trim valve, gasket, dan semua persyaratan khusus komponen lainnya yang akan digunakan untuk cairan yang berbeda dalam keadaan pengoperasian yang berbeda di pabrik. Kelas pipa dikembangkan dengan mempertimbangkan tekanan, suhu, dan lingkungan korosif. Dalam kelas pipa, shortcode digunakan untuk merangkum semua informasi yang berlaku untuk kelas pipa yang diberikan. Kelas pipa ini juga disertakan dalam nomor baris sehingga para teknisi konstruksi lapangan dapat dengan mudah mengidentifikasi material yang dibutuhkan.

Kemudian yang tidak kalah penting yaitu spesifikasi perpipaan. Spesifikasi perpipaan berisi dokumen teknis yang dihasilkan oleh perusahaan produksi untuk memenuhi persyaratan tambahan yang berlaku untuk produk atau aplikasi sistem perpipaan tertentu. Spesifikasi memberikan persyaratan khusus/tambahan untuk bahan, komponen, atau layanan yang berada di luar persyaratan kode dan standar. Misalnya, jika pembeli menginginkan pipa A106 Gr B dengan karbon maksimum 0,23% terhadap persyaratan standar maksimum 0,3%, harus menyertakan persyaratan ini dalam spesifikasi pembelian. 

Selanjutnya ada komponen perpipaan yang mencakup elemen mekanis yang cocok untuk digabung atau dirakit menjadi sistem perpipaan. Komponennya yang dimaksud adalah peralatan seperti tube, fitting, flange, gasket, bolt-nut, valve, expansion joints, hose pipe, trap, strainer, separator, valve kontrol, valve pengaman, flensa blind, spectacle blind, drip ring dan peralatan lain yang dapat digabungkan dengan pipa agar membentuk sistem yang sempurna bagi proses produksi.

Jika komponen-komponen di atas telah dilengkapi, maka dapat membentuk sistem perpipaan. Sistem perpipaan ini dapat didefinisikan ketika semua komponen perpipaan digabungkan untuk nantinya dapat melakukan beberapa sistem kerja tertentu seperti membawakan, mendistribusikan, mencampur, memisahkan, mengeluarkan, mengukur, mengontrol, atau menghentikan aliran fluida.

Material yang Digunakan Pada Pipa

Material yang paling umum digunakan dalam sistem perpipaan industri adalah jenis carbon steel dan stainless steel. Apa yang membedakan pipa stainless steel dan pipa carbon steel? Perbedaan terbesar dapat dilihat dari segi tampilan, daya tahan terhadap korosi, serta harga. 

Secara spesifikasi, pipa stainless steel terbagi menjadi tipe 304 dan 316. Pipa stainless steel 304 memiliki kandungan kromium sebesar 18% dan nikel sebesar 8%, namun pada tipe 316 memiliki kandungan kromium sebesar 16% dan nikel sebesar 10%. Karena adanya kandungan nikel, hal ini menjadi penyebab terjadinya perubahan harga pipa stainless steel yang sangat fluktuatif karena harga nikel dunia mengalami perubahan signifikan. 

Sedangkan pipa carbon steel adalah pipa yang terbuat dari bahan campuran antara besi (Fe) dan karbon (C), dimana persentase kandungan karbon di dalamnya menjadi acuan apakah pipa carbon steel tersebut tergolong low-carbon atau high-carbon steel. Jika dibandingkan dengan pipa stainless steel, pipa carbon steel memiliki harga lebih terjangkau dan memiliki kelebihan bisa menahan tekanan dan suhu tinggi pada penggunaan di berbagai industri. 

Kandungan chromium pada pipa stainless steel, memberikannya finishing yang mengkilap dan tahan terhadap korosi. Sedangkan, pipa carbon steel memiliki finishing matte dan lebih rentan terhadap perubahan warna dan korosi. Namun, jika korosi bukan menjadi faktor terpenting yang dibutuhkan, maka pipa carbon steel bisa menjadi pilihan dibandingkan pipa stainless steel karena harganya lebih terjangkau. 

Beli Pipa Stainless Steel dan Pipa Carbon Steel Terbaik Hanya di ACS

Alvindo Catur Sentosa (ACS) sebagai importir, supplier dan stockist pipa stainless steel dan carbon steel jenis seamless dan welded yang tersedia dalam ukuran ¼” - 16” dengan ketebalan SCH 5 - SCH 160 menggunakan standar dari ASME B36.19. Merek pipa yang ada di ACS yaitu Pantech dan Superinox. Pipa terbaik dengan harga yang kompetitif dan kualitas terjamin. 

Memilih pipa stainless steel atau pipa carbon steel di ACS sangat praktis dan aman‍ karena Anda bisa berbelanja dari rumah cukup dengan menghubungi sales kami via Live Chat atau mengisi form Request For Quotation (RFQ). Pengiriman pipa stainless steel dan pipa carbon steel juga terjamin aman karena dikirim dengan armada logistik ACS dan partner logistik yang sudah terjamin pelayanannya dengan mengirim valve ke kota-kota besar di Indonesia seperti Medan, Jakarta, Bandung, Bogor, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Palembang, Balikpapan, Samarinda hingga Papua.

Baca Selengkapnya