2024-05-20

Mengenal Mesin Bubut: Definisi, Aplikasi, dan Teknik Pembubutan

Daftar isi

Tutup

Dalam dunia manufaktur, terdapat satu mesin yang sangat membantu proyek terutama dalam membentuk komponen yang sudah ada menjadi bentuk yang dibutuhkan dengan tingkat presisi yang tinggi. Mesin tersebut adalah mesin bubut atau lathe machine.

Apakah Anda familiar dengan mesin satu ini? Jika belum, mari kita bahas bersama-sama. Jadi, mari kita kenali terlebih dahulu apa sebenarnya yang dimaksud dengan mesin bubut.

Baca Juga: Memahami Pentingnya Machining dalam Industri: Definisi, Teknik, dan Keamanan Kerja

Apa itu Mesin Bubut?

Sebelum membahas tentang mesin bubut, kita pahami dulu tentang kegiatan pembubutan. Pembubutan adalah serangkaian proses menghilangkan material tidak dibutuhkan yang nantinya akan digunakan. Proses ini menggunakan sebuah mesin bernama mesin bubut.

Mesin bubut sendiri merupakan sebuah perangkat mekanik yang digunakan untuk memotong atau membentuk material, atau istilahnya yaitu benda kerja, menjadi bentuk yang diinginkan. Proses ini dilakukan dengan cara memutar benda kerja di sekitar sumbu rotasi yang berputar, sementara alat potongnya menghilangkan sebagian material tersebut. Dengan kata lain, mesin ini memiliki peran penting dalam membentuk hasil akhir benda kerja dengan akurasi yang tinggi.

Melansir All Metals, mesin bubut dikenal sebagai “the mother of machining”, karena sifatnya yang sangat serbaguna. Selain pembubutan, mesin bubut juga dapat digunakan untuk berbagai tujuan seperti pengeboran, pengamplasan, knurling, pemotongan, dan deformasi.

Aplikasi Mesin Bubut

Mesin bubut memiliki berbagai aplikasi dalam berbagai industri. Dalam industri otomotif, misalnya, mesin bubut digunakan untuk membuat berbagai komponen mesin. Di industri kedirgantaraan, mesin ini diterapkan untuk menciptakan bagian-bagian pesawat dengan presisi tinggi. Bahkan, dalam industri elektronik, mesin bubut membantu dalam produksi komponen yang sangat kecil dan rumit.

Prinsip Kerja Mesin Bubut

Prinsip kerja mesin bubut didasarkan pada konsep putaran benda kerja di sekitar sumbu putar utama. Alat potong yang digunakan bisa bermacam-macam, dan alat potong yang dipilih akan ditempatkan pada posisi yang diinginkan. Kemudian, secara perlahan membentuk komponen menjadi bentuk yang sudah ditentukan. Perhatikan video di bawah ini.

Perlu diingat bahwa, tingkat presisi dari mesin bubut sangat bergantung pada kemampuan kontrol gerak dan ukuran benda kerja yang digunakan.

Jenis-jenis Mesin Bubut

Ada beberapa jenis mesin bubut yang umum digunakan dan setiap jenis mesin bubut memiliki keunggulan serta aplikasi khusus sesuai dengan kebutuhan produksi. Oleh karena itu, pemilihan jenis mesin yang tepat sangat tergantung pada skala produksi, kompleksitas pekerjaan, dan material yang digunakan dalam proses manufaktur. Berikut beberapa jenis mesin bubut:

Mesin Bubut Speed

Mesin Bubut Speed dirancang khusus untuk meningkatkan kecepatan pemrosesan. Mesin ini dilengkapi dengan fitur-fitur yang memungkinkan operasi pemotongan yang cepat dan efisien. Digunakan dalam produksi massal di industri otomotif dan manufaktur komponen besar dengan kebutuhan produksi tinggi.

Mesin Bubut Standar

Mesin Bubut Standar adalah jenis mesin bubut yang umum dan sering digunakan. Mesin ini memiliki kemampuan untuk melakukan operasi pemotongan yang beragam dan cocok untuk berbagai jenis bahan.Diterapkan secara luas dalam berbagai industri, mulai dari pembuatan komponen otomotif hingga produksi peralatan listrik.

Mesin Bubut Bangku

Mesin Bubut Bangku adalah mesin bubut yang ringkas dan cocok untuk bengkel kecil atau ruang kerja terbatas. Mesin ini dirancang dengan tingkat kenyamanan dan fleksibilitas yang ideal untuk bengkel kecil, sekolah teknik, dan pekerjaan pemotongan kecil atau percobaan.

Mesin Bubut Toolroom

Mesin Bubut Toolroom dirancang untuk keakuratan tinggi dan penggunaan yang lebih presisi. Mesin ini sering dilengkapi dengan fitur-fitur canggih untuk menangani pekerjaan yang membutuhkan tingkat akurasi tinggi.

Mesin Bubut Capstan dan Turret

Mesin Bubut Capstan dan Turret memiliki kepala pemotong yang dapat dirotasi, memungkinkan penukaran alat secara cepat. Mesin ini sangat efisien untuk produksi dengan banyak perubahan alat. Digunakan dalam produksi massal dengan variasi produk yang tinggi, seperti pembuatan komponen kecil dan kompleks.

Mesin Bubut Khusus

Mesin Bubut Khusus dirancang untuk tugas-tugas tertentu atau material khusus. Mesin ini dapat dikustomisasi sesuai dengan kebutuhan spesifik. Diterapkan dalam industri yang memiliki kebutuhan khusus, seperti produksi komponen pesawat atau bahan material tertentu.

Mesin Bubut Otomatis

Mesin Bubut Otomatis dirancang untuk menjalankan proses pemotongan tanpa campur tangan manusia secara intensif. Mesin ini dilengkapi dengan sistem kontrol otomatis yang canggih. Digunakan dalam lingkungan produksi massal yang memerlukan konsistensi dan efisiensi tinggi, seperti dalam industri otomotif dan elektronik.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Proses Pembubutan

Agar proses penggunaan mesin bubut berjalan lancar, Anda perlu memperhatikan hal-hal tertentu agar terhindar dari potensi bahaya, serta agar hasil dapat sesuai dengan keinginan. Di antaranya:

  1. Seperti saat berada di bengkel pada umumnya, Anda harus senatiasa mengenakan alat pelindung diri seperti kacamata khusus, atau pelindung wajah sebelum pengoperasian mesin bubut. Hindari mengenakan aksesoris seperti cincin, kalung, dan sejenisnya demi menghindari beda tersangkut di mata bor atau porosnya.
  2. Pastikan semuanya berada di tempatnya yang benar sebelum Anda mulai menggunakan mesin bubut. Jika ada yang salah, beri label dengan jelas sebelum meninggalkan area tersebut. Anda dapat menulis sesuatu seperti, 'Tidak Ada Layanan'. Anda tidak ingin siapa pun yang datang setelah Anda mengalami masalah yang sebenarnya bisa Anda cegah.
  3. Pastikan alat pemotong selalu dalam keadaan tajam. Alat bubut yang tumpul dan rusak tidak akan efektif dan cenderung berbahaya untuk digunakan.
  4. Jangan pernah mengubah setelan mesin bubut saat sedang dinyalakan. Jika diperlukan, tunggu hingga mesin bubut mati sepenuhnya sebelum melakukannya. Demikian pula dengan perawatan, Anda harus memutus sumber listrik sepenuhnya dari mesin bubut sebelum melakukan perawatan.
  5. Jika Anda merasa pengalaman Anda kurang dalam melakukan kegiatan pembubutan, jangan khawatir. Anda bisa menemukan vendor yang menyediakan jasa bubut yang berpengalaman agar hasil lebih sempurna dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Jasa Machining Komponen Pipa di Alvindo Catur Sentosa

Teknik Pembubutan

Proses pembubutan dapat terdiri dari kumpulan metode dan pendekatan berbeda-neda yang digunakan dalam proses pemotongan material pada mesin bubut. Berikut adalah beberapa teknik pembubutan yang umum digunakan:

Pembubutan Lurus (Facing)

Pembubutan lurus dilakukan dengan meratakan permukaan benda kerja yang berada sejajar dengan sumbu putar mesin bubut. Digunakan untuk menghasilkan permukaan yang rata dan lurus pada ujung benda kerja.

Pembubutan Tirus (Turning)

Pembubutan tirus adalah teknik menghasilkan bentuk kerucut atau tirus pada benda kerja dengan mengurangi diameter secara bertahap untuk membuat koneksi pas dengan bagian lain yang memiliki diameter berbeda.

Pembubutan Ulir (Thread Cutting)

Pembubutan ulir digunakan untuk membuat ulir pada benda kerja dengan menggunakan alat pemotong ulir. Aplikasinya untuk pembuatan sekrup, baut, dan berbagai jenis konektor berulir.

Pembubutan Menghadap (Facing Off)

Pembubutan menghadap adalah proses merapikan dan memotong permukaan ujung benda kerja untuk mendapatkan permukaan yang rata dan sejajar dengan sumbu putar.

Pembubutan Cekam (Chuck Turning)

Pembubutan cekam melibatkan penggunaan alat cekam yang diatur pada chuck untuk memotong benda kerja yang dipasang di dalamnya. Sering digunakan untuk pemotongan benda kerja yang pendek dan tumpul.

Pembubutan Kontur (Contour Turning)

Pembubutan kontur melibatkan pembentukan profil atau bentuk khusus pada benda kerja untuk menciptakan bentuk yang kompleks atau kurva pada benda kerja.

Pembubutan Pembalikan (Back Facing)

Pembubutan pembalikan adalah teknik yang digunakan untuk merapikan bagian belakang benda kerja. Berguna ketika kedua ujung benda kerja perlu dibubut untuk presisi yang tinggi.

Pembubutan Dalam (Boring)

Pembubutan dalam melibatkan pembuatan lubang pada benda kerja dengan menggunakan alat pemotong khusus. Digunakan untuk membuat lubang dengan diameter yang diinginkan dan presisi tinggi.

Pembubutan Serong (Taper Turning)

Pembubutan serong adalah teknik menghasilkan bentuk kerucut pada benda kerja dengan mengurangi diameter secara bertahap. Digunakan untuk pembuatan komponen yang memerlukan bentuk kerucut seperti pahat atau spindle.

Baca Juga: Mengupas Peran Penting Spindle pada Mesin Bubut

Bagaimana? Sampai sini sudah cukup paham dengan kegiatan pembubutan dan cara kerja mesin bubut? Bisa dilihat bahwa yang dikatakan tentang mesin bubut sebagai "the mother of machining" merupakan benar adanya, bukan?

Selain pembubutan, kita juga perlu untuk terus mengikuti perkembangan teknologi yang dapat dilakukan dengan mesin bubut. Dengan adopsi teknologi terkini, kita dapat memastikan bahwa proses manufaktur tidak hanya efisien tetapi juga berkelanjutan.

Layanan machining bisa Anda dapatkan di ACS, cek info@alvindocs.id untuk informasi lebih lanjut. Anda juga bisa berkonsultasi sebelum melakukan proses machining di ACS. Jasa machining bisa menjadi solusi Anda sebelum mengganti atau membeli produk baru yang lebih hemat waktu serta biaya.

Penulis

Om Vin
Om Vin adalah full-time in-house engineer ACS dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri pipa fitting dan sangat gemar dengan tantangan.

Share

  • Facebook
  • Tweet
  • Whatsapp
  • LinkedIn

Artikel lainnya

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
12
.
07
.
24

Teknik Bubut: Macam-Macam Teknik Bubut dan Aplikasi dalam Berbagai Industri

Dengan kemampuannya untuk menciptakan bentuk yang tepat dan hasil bubutan yang berkualitas, teknik bubut tetap menjadi salah satu proses fundamental dalam manufaktur yang mendukung berbagai aplikasi di sektor industri.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
12
.
07
.
24

Plat Besi: Ukuran, Jenis, dan Tabel Beratnya

Berat plat besi memiliki pengaruh signifikan terhadap struktur dan konstruksi dalam berbagai aspek. Beban berlebih akibat penggunaan plat besi yang terlalu tebal atau berat dapat menyebabkan kerusakan struktural atau bahkan kegagalan total bangunan.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
10
.
07
.
24

Dampak Ekskavasi dan Strategi Mitigasinya

Dengan memahami dan mengantisipasi dampak negatif ekskavasi serta menerapkan langkah-langkah mitigasi yang tepat, proyek ekskavasi dapat dilaksanakan dengan lebih aman dan bertanggung jawab, meminimalkan efek buruk pada lingkungan, masyarakat, dan pekerja.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
09
.
07
.
24

Apa itu Rebar Scanner dan Manfaatnya untuk Proyek Konstruksi Modern

Rebar scanner digunakan untuk mengevaluasi integritas struktural, serta menentukan apakah ada kerusakan atau keretakan pada tulangan baja yang dapat mempengaruhi kekuatan dan kestabilan bangunan.

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
03
.
07
.
24

Pengertian Ekskavasi dan Prosesnya Sebagai Fondasi dalam Pembangunan Infrastruktur

Ekskavasi memberikan landasan yang diperlukan untuk menentukan kedalaman fondasi, kestabilan struktur, serta penyelarasan yang tepat bagi bangunan atau infrastruktur lainnya. 

Alvindo Catur Sentosa Placeholder image
02
.
07
.
24

Pengertian PKO (Palm Kernel Oil) dan Produk Turunannya

Melalui serangkaian tahapan yang teliti, mulai dari pemanenan hingga pemurnian, proses pengolahan minyak inti sawit (PKO) memastikan bahwa minyak yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi dan siap untuk digunakan dalam berbagai aplikasi industri.