22
.
08
.
22

Perbedaan Stud Bolt Dengan Machine Bolt

Daftar isi

Tutup

Stud Bolt VS Machine Bolt

Dalam sistem rangkaian perpipaan, terdapat banyak komponen yang seluruhnya memiliki peranan penting. Salah satunya adalah baut. Ada dua tipe baut yang sering digunakan dalam sistem perpipaan, antara lain stud bolt dan machine bolt.

Secara umum, fungsi bolt (baut) adalah sebagai pengencang (fastener). Jelasnya, jenis-jenis baut ini digunakan untuk mengencangkan dua buah elemen dalam suatu sistem perpipaan hingga menjadi satu bagian. Misalnya untuk menyatukan dua bagian flange. Meski begitu, stud bolt dan machine bolt memiliki karakteristik dan penggunaan yang berbeda.

Melalui artikel ini, kami akan membahas tentang jenis-jenis bolt tersebut. Mulai dari pengertian hingga perbedaannya. Karena walaupun sama-sama berupa bolt, keduanya memiliki karakteristik berbeda yang memengaruhi cara pemasangannya. Mari simak pembahasannya sebagai berikut.

Baca Juga : Jenis-Jenis Pipa dan Fungsinya

Stud Bolt

Stud bolt merupakan tipe baut yang mempunyai dua buah mur yang dapat dikencangkan dari sisi kiri atau kanan. Biasanya penggunaan stud bolt sering diterapkan pada flange pipa. Di mana tipe baut ini dapat menyambungkan flange yang menghubungkan antar pipa atau komponen lainnya.

Tipe baut stud bolt sering dipakai untuk kebutuhan berbagai industri. Karena baut ini memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut:

  • Tidak memiliki ujung kepala.
  • Diameter kedua ujungnya sama.
  • Pemasangannya sangat mudah.
  • Proses maintenance atau perawatannya lebih efektif karena lebih mudah dilepas ketika sudah berkarat.
  • Dapat didaur ulang menjadi round stock atau baja padat dengan cara dilebur.
  • Hanya bagian murnya saja yang bergerak saat proses pengencangan sehingga jarang mengalami kerusakan.

Walau punya sejumlah kelebihan tadi, stud bolt tetap memiliki beberapa kekurangan, yakni:

  • Pemasangannya harus super teliti karena kedua sisinya memiliki bentuk hampir sama.
  • Seringkali membuat orang bingung dalam menentukan arah untuk mengencangkan atau melepas baut ini.
  • Jenis baut ini cenderung mudah rusak karena seluruh bagiannya harus mengakomodir gaya saat terjadi torsi (momen gaya). 
4 stud bolts steel material

Machine Bolt

Anda mungkin tidak asing dengan tipe baut machine bolt. Jenis baut ini punya permukaan rata di salah satu ujungnya, dan bagian ujung lainnya berupa mur. Jadi, bisa dibilang ini adalah kebalikan dari jenis stud bolt. Karena karakteristiknya itulah, kegunaan baut ini tidak terbatas pada pekerjaan proyeksi saja, melainkan juga untuk kebutuhan sehari-hari.

Ada beberapa keunggulan dari penggunaan machine bolt ini, antara lain:

  • Dapat digunakan sebagai sekrup
  • Bisa dipakai untuk penggunaan sehari-hari
  • Tidak memerlukan nut maupun washer untuk mengencangkannya

Di samping itu, jenis baut ini juga punya kekurangan, yaitu:

  • Mudah rusak, karena seluruh badan baut ini akan mengalami tegangan putaran saat proses pengencangan maupun pelepasan.
machine bolt steel material

Baca Juga : Pengertian Smelter Pertambangan dan Penjelasannya

Jenis-Jenis Bolts dan Sekrup Lainnya

Selain dari stud bolt dan machine bolt, masih ada jenis-jenis baut lain yang digunakan dalam bidang konstruksi sebagai pengencang, sebagai berikut:

1.Set Sekrup (Sekrup Pengikat)

Jenis sekrup yang dikenal dengan sebagai sekrup berkepala ini seringkali digunakan untuk menggabungkan dua buah komponen menjadi satu bagian.

2.Baut Bajak

Baut ini punya bentuk cenderung meruncing yang memudahkannya masuk pada lubang-lubang pemasangan. Biasanya digunakan pada dozer dan blaze grader. 

3.Baut Baterai

Sesuai namanya, baut ini punya bentuk kepala persegi menyerupai baterai. Penggunaannya sering diterapkan untuk mengencangkan terminal aki.

Baca Juga : Apa Itu Gate Valve dan Cara Kerjanya

4.Baut Berkepala Bulat

Bolt ini memiliki tangkai berbentuk persegi yang berfungsi sebagai penahan baut. Umumnya baut ini kerap dipakai dalam proses pengikatan lantai kayu, besi beper, serta body truk.

5.Taper Lock Stud

Karakteristik bolt ini terdapat pada ukiran khusus dengan bagian lainnya yang meruncing. Bentuk ukirannya hampir serupa dengan bagian runcingnya ketika pemasangan stud. Taper lock stud kerap digunakan pada pealatan bergerak yang sedang membawa beban berat.

6.Baut Talang

Jenis bolt ini punya kepala berbentuk kubah dengan bagian alurnya yang diperuntukkan abgi obeng. Penggunaan baut ini adalah sebagai pengikat logam lembaran serta bahan ringan lainnya.

7.Pin Runcing

Varian pin baja runcing memiliki salah satu bagian sisi yang rata dengan bagian kecil berujung kecil dan berulir. Bagian runcing tersebut biasa dipakai pada pin truk. Untuk pemasangannya diperlukan bantuan washer dan mur.

8.Baut Berulir Sebagian

Diameter yang dimiliki baut ini relatif kecil dengan mural persegi (hexagon). Sementara kepala bautnya mempunyai bentuk bulat dengan bagian alur untuk obeng. Seringkali baut berulir ini dipakai untuk meletakkan komponen ringan atau braket berukuran kecil.

9.Sekrup Pengeboran

Umumnya, sekrup ini digunakan pada mur logam atau logam lembaran yang berbentuk khuusus. 

10.Baut U

Bentuk baut jenis ini tampak seperti huruf U. Penggunaannya lazim dipakai dalam kebutuhan pipa gas dan air. Selain itu, baut ini juga dapat difungsikan sebagai pegas daun pada poros kendaraan dan knalpot.

11.Sekrup Grub 

Terakhir adalah sekrup grup. Sekrut ini tidak dilengkapi dengan kepala dan hanya memiliki alur untuk obeng. Bentuknya yang seperti lekukan membuatnya harus diterapkan pada bagian bawah permukaan yang terbenam.

Itulah penjelasan mengenai perbedaan stud bolt dengan machine bolt, sekaligus jenis-jenis bolt lainnya. Semoga informasi di atas bisa menambah pengetahuan Anda tentang beragam jenis baut dan sekrup yang kerap digunakan dalam industri. 

Baca Juga : Cara Baca Code Standard ASME

Selain informasi menarik dan detail tentang sistem pemipaan, kami juga menyediakan beragam komponen terkait kebutuhan pipa Anda. Mulai dari flange, valve, fitting, dan sebagainya. Silakan klik di sini untuk mendapatkan kebutuhan pemipaan Anda.

Penulis

Om Vin
Om Vin adalah full-time in-house engineer ACS dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri pipa fitting dan sangat gemar dengan tantangan.

Share

  • Facebook
  • Tweet
  • Whatsapp
  • LinkedIn

Artikel lainnya

23
.
08
.
22

Inilah Perbedaan Plat Besi, Plat Kapal dan Plat Lubang

Apa perbedaan dari plat besi, plat kapan dan plat lubang?Berikut Penjelasannya dan hubungan antar 3 plat besi tersebut

05
.
09
.
22

Mengenal Perbedaan Pipa Welded dan Pipa Seamless

Perbedaan Pipa Welded dan Seamless berdasarkan metode, fungsi, kegunaan, cara pembuatannya dan kelebihannya