+6221 - 2933 9521/22

082111422613 / 081380534301

sbu1@alvindocs.com / sbu2@alvindocs.com

APL Tower - Central Park Lantai 17

Jenis Beban dalam Sistem Perpipaan

03 September 2019

Dalam sistem perpipaan, apalagi yang biasa menggunakan Caesar pastinya akan sering mendengar istilah sustain, occasional, atau expansion. Lalu yang jadi pertanyaan, apakah Anda sudah paham ketiga istilah beban tersebut? Apa yang memengaruhi ketiga beban tersebut?

Untuk mempelajari hal-hal tersebut, kami akan membahasnya mengenai istilah sustain load, occasional load dan expansion load.

Sustain load

Sustain kalau diterjemahkan dari bahasa inggris artinya menahan atau menopang. Sustain load sendiri merupakan jenis beban yang sifatnya continue atau berkelanjutan, artinya akan selalu ada selama proses operasi dari pipanya.

Terus apa ya beban yang selalu ada? Yang pasti beban dari pipa tersebut dan beban pressure saat beroperasinya pipa. 

2 Faktor dari sustain load :
1. Design Pressure > P (pada Caesar) 
Tekanan Desain yaitu tekanan maksimum yang bisa terjadi pada saat operasi.

2. Operating Weight > WW (pada Caesar)
Berat operasi merupakan berat dari pipa, berat dari fluida, ditambah dengan berat insulasi dan komponen yang berada pada sistem tersebut.

Occasional load

Occasional, sesuai dengan namanya punya arti jarang atau kadang-kadang. Istilah beban occasional bisa diartikan beban yang jarang terjadi, namun tetap diperhitungkan dalam sistem perpipaan jika memang beban tersebut terjadi.

Occasional load ini contohnya yaitu pada angin, salju (snow), gempa, badai atau fenomena alam lainnya. Pada intinya adalah beban yang dikelompokkan sebagai occasional load itu hanya sekitar 1-10% dari total operasi sistem.

Perbedaan dengan sustain load adalah beban tumpuan pada occasional load tidak sama dengan pada beban sustain. Pada beban sustain dianggap sebagai homogen atau ditopang oleh seluruh pipa karena terdistribusi merata pada pipa, tapi tidak untuk occasional. 

Misalnya, saat terjadi turun salju, dia akan turun dimanapun, hal tersebut yang membuat Anda harus memerhatikan juga beban occasional. Jadi sistem pipa harus didesain dengan memperhatikan beban agar mampu menahan beban occasional dengan sustain.

Expansion load

Expansion merupakan beban pertambahan panjang. Artinya setiap beban yang dipengaruhi oleh pertambahan panjang dari pipa, maka dikategorikan dalam expansion load.

Expansion load bisa diartikan sebagai beban yang diakibatkan karena tertahannya expansion atau contraction suatu pipa, yang umumnya karena mengalami pengkerutan atau pemuaian efek dari temperatur fluida yang mengalir didalamnya.

Jika ada pipa terkena panas yang cukup tinggi, maka pipa akan memuai. Sedangkan jika pemuaiannya tersebut tertahan, maka akan berakibat tegangan yang sangat tinggi. Maka dari itu Anda harus membiarkan pipa meregang tanpa menimbulkan tegangan yang berlebih. Untuk mengendalikan perubahan panjang pipa tersebut, maka gunakan teknik expansion loop. 

Berita Terkait

Apa itu Fitting Nipple dan Jenis-Jenis Fitting Nipple
Hari ini, kita akan bahas mengenai salah satu forged fitting yaitu fitting nipple, disebut demikian karena bentuknya yang kecil. Tapi walaupun bentuknya kecil beratnya ada yang sampai 10 kg lho. F ...
15 Oktober 2019
Kenapa Pembakaran Gas Dilakukan di Flare Stack?
Jika Anda pernah melihat di TV, internet atau suatu tempat khususnya wilayah riau, cilacap, cepu atau tempat dimana terdapat perusahaan pengolahan minyak dan gas. Anda akan melihat suatu rangkaian kon ...
08 Oktober 2019