Perbedaan dari Valve Ball, Valve Globe dan Valve Gate

15 April 2019

Dalam dunia perpipaan seringkali kita menemukan hal bernama Valve Ball, Valve Globe dan Valve Gate. Lalu apa sih perbedaan dari ketiga jenis Valve ini dan kegunaannya dalam industri gas dan minyak, petrokimia, pertambangan, pembangkit listrik, bandar udara, pelabuhan, kilang minyak, dan pabrik lainnya.

 

Apa itu Valve?

 

Sebelum membahas lebih lanjut, kita perlu tahu apa itu valve? Valve adalah komponen dalam aliran fluida yang memiliki fungsi untuk mengatur (regulate) aliran dari fluida, baik membuka atau menutupnya. Cara kerja valve umumnya mengatur posisi dari penutup membran dalam valve, yang dapat dilakukan secara manual atau otomatis.

Penutupan manualnya seperti apa? Ya seperti kebanyakan valve. Contoh sederhana, saat kita membuka keran untuk mandi, itu adalah contoh membuka dan menutup valve yang manual. Lalu bagaimana valve yang otomatis? Model ini banyak ditemui di kontrol valve.

Kemudian jika anda bertanya koneksi valve ini dengan pipanya bagaimana? Nah, sambungan yang biasanya mengubungkan valve ke pipa berbentuk ulir atau flange.

Sambungan dengan flange punya kelebihan dan kekurangan tersendiri. Kekurangannya, kalau menggunakan sambungan flange, maka valve akan cukup memakan ruang (karena besar dan berat). Lalu keuntungannya bisa dengan mudah di bongkar dan dipasang untuk pemeliharaan/maintenance.

 

Lalu apa saja Perbedaan Valve Ball, Globe dan Gate?

 

1. Valve Ball

Valve ball adalah valve dengan tipe bola (ball). Di valve ball, pasti terdapat sphere / bulatan seperti bola yang berlubang. Valve ball bisa di tutup hanya dengan ¼ (seperempat) putaran, jadi anda bisa mengatur alirannya mulai dari sudut 0 sampai dengan 90. Karena bentuk yang bulat, lubang yang ada di valve ball bisa membuat ruangan yang lurus sesuai diameter dalam pipa (full bore).

Apa itu full bore? Sebelum membahasnya lebih lanjut anda lihat gambar di bawah, gambar ini contoh dari valve ball. Lihat di tengahnya, ada yang bundar bukan? Nah itulah ball nya, yang berfungsi sebagai katupnya (ruang untuk membuka & menutup). Coba perhatikan kembali, ball ini lebih kecil ukurannya daripada diameter internal dari pipanya? Inilah contoh yang bukan full-bore.

distributor pemasok valve ball murah

Dinamakan full bore, karena internal valve-nya akan sama dengan diameter internal pipanya. Jadi ukurannya lebih besar. Lalu sebenarnya apa sih fungsi dari full bore? Fungsi dari valve full bore biasanya untuk pigging, yaitu untuk mengecek pipa dengan alat khusus yang di masukan ke dalam pipa. Alat ini nanti akan berjalan didalam pipa untuk mengecek apakah ada kerusakan di pipa. Kalau tidak menggunakan full bore, si pigging ini bisa nyangkut.

cara kerja valve

Valve ball biasanya menggunakan tuas (handle) untuk mekanisme membuka dan menutupnya, tapi ada juga yang bentuknya seperti stir (wheel). Kelebihan menggunakan tuas, anda dapat menutup hanya dengan seperempat putaran saja sudah akan tertutup rapat. Selain itu, dengan ball valve model tuas dapat ditutup dengan cepat, tapi kelemahannya dapat menyebabkan water hammer. Maka dari disarankan menurup secara pelan-pelan saja dan sebaiknya jangan terburu-buru menutup valve ball.

Dengan model tuas (handle) pada ball valve, model ini punya keuntungan lebih daripada kedua jenis valve lain. Selain orang bisa menutup dengan cepat, orang lain yang akan melihat juga akan tahu apakah valve dalam kondisi terbuka atau tertutup.

Satu lagi kelemahan dari valve ball dengan menggunakan tuas. Saat di tutup tuasnya maka akan berada di posisi tegak lurus (90 derajat) dari arah pipa yang tentunya akan memakan tempat valve jenis ini, sehingga anda harus punya ruang yang lebih luas.

cara kerja sistem valve ball

2. Valve Gate

Valve Gate adalah jenis valve yang menggunakan gate, cara kerjanya dengan mengangkat gate (pintu) keatas atau kebawah. Jika ingin paham tentang jenis valve ini, anda harus ingat bahwa gate itu pintu. Pintu yang seperti apa? pintu seperti pintu air, yang juga modelnya turun ke bawah, kira-kira seperti itulah cara kerja valve gate ini.

Jika aliran tertutup maka gate akan berada di posisi paling bawah. Begitu sebaliknya jika aliran terbuka maka posisi gate di atas. Lihat contoh di bawah, bagaimana valve gate bekerja dalam menutup aliran.

cara kerja valve gate

Jenis valve ini menggunakan sistem wheel (stir) dimana valve akan terangkat ke atas jika gate di naikan. Pada saat gate naik, anda bisa melihat apakah valve ini terbuka atau tertutup dengan melihat posisi wheelnya. Buat anda yang tidak terbiasa, maka akan sulit membedakan apakah valve gate sedang posisi tertutup atau terbuka. Untuk memastikan hal tersebut anda harus mencobanya langsung. Hal ini berbeda dangan sistem tuas seperti valve ball, yang terlihat lebih jelas.

distributor valve gate murah

Kelemahan dari valve gate adalah mudah berkarat, akhirnya valve ini berakibat tidak bisa membuka dan menutup dengan sempurna. Korosi tinggi pada stem (gagang) bisa menyebabkan rusak, kalau seperti ini tidak akan bisa dioperasikan lagi.

Pada jenis valve ini hanya dapat bekerja di posisi terbuka penuh atau tertutup penuh tidak bisa sebagian, karena bisa menyebabkan gate bergetar yang akhirnya valve ini bisa rusak.

3. Valve Globe

Tidak seperti valve ball atau valve gate. Valve globe di desain untuk mengurangi aliran saja. Globe valve dioperasikan juga dengan model wheel (setiran) sama seperti valve gate, tapi bedanya setirnya tidak naik turun.

cara kerja valve globe

Sama juga seperti valve gate, valve globe akan menutup fluida dengan secara perlahan dan tidak menyebabkan water hammer, namun dapat menurunkan tekanan, istilahnya pressure drop.

Valve globe punya ruang sempit yang menjorok ke atas tempat fluida mengalir, ruang ini nantinya akan di tutup dengan disk yang bergerak naik turun. Pergerakan disk yang tidak terlalu cepat ini, bisa mengontrol aliran (debit) dengan sangat baik, istilahnya throttling. Throttling merupakan sebuah proses pembatasan aliran fluida secara perlahan.

distributor valve globe murah berkualitas

Di sisi lain, karena valve tipe ini membentuk ruang kecil tempat keluar masuknya fluida, maka ini memungkinan untuk alirannya tidak tuntas keluar atau tertahan. Maka dari itu, valve globe dilarang untuk penutup utama dan pada pemanas air, lokasi ini sebaiknya mengunakan valve ball / valve gate.

Valve globe sendiri sebenarnya bisa dibagi sesuai kebutuhan aliran, dari disk yang digunakan sebagai penutup, valve globe dapat dibagi menjadi beberapa valve seperti valve plug, valve needle, valve parabolic.

Demikian informasi mengenai perbedaan valve ball, valve globe dan valve gate. Semoga informasi yang kami berikan bisa menjadi referensi buat anda untuk membeli model valve yang pas dengan kebutuhan anda dengan membeli di Distributor Supplier Valve Berkualitas Alvindo Catur Sentosa.

Berita Terkait

Apa itu Flange dan Jenis-Jenis Flange
Menjawab mengenai apa itu flange? Flange merupakan suatu komponen yang digunakan untuk menggabungkan antara dua element pipa dengan valve atau pipa dengan equipment lainnya menjadi satu kesatuan yang ...
22 April 2019
Apa itu Fitting Pipa? Ada Berapa Macam Fitting Pipa?
Fitting pipa adalah salah satu jenis komponen yang sering digunakan dalam proses instalasi yaitu pada sistem pemipaan, fitting pun memiliki perbedaan mulai dari ukurannya, bentuknya sampai karakternya ...
18 April 2019