Jenis-Jenis Flange Pipa Spesial dalam Sistem Perpipaan

23 Juli 2019

Flange-flange spesial yang akan kami bahas kali ini, sengaja kami pisahkan dari pembahasan jenis-jenis flange sebelumnya. Dan juga tidak termasuk jenis flange berdasarkan ANSI yang juga pernah kami ulas, apalagi jenis flange facenya ini memang bisa dibedakan dengan jelas. Flange spesial ini memang digunakan pada kondisi khusus, tidak secara umum.

Lalu apa saja jenis-jenis flange spesial ini?

1. Long welding neck

Jenis flange ini mirip dengan welding neck flange, bedanya adalah jenis ini digunakan sebagai pasangan dari nozzle yang tak memerlukan pipa. Jenis flangenya memang cukup panjang, sehingga tidak membutuhkan pipa saat diterapkan ke vessel yang nantinya berfungsi sebagai nozzle.

Penggunaan jenis flange long weld neck ini karena memang dibutuhkan saat class yang tinggi. Karena flange ini tidak dihubungkan dengan pipa, maka tebal lehernya akan bervariasi tergantung dari classnya juga. Semakin tinggi classnya, maka semakin tebal dinding lehernya.  

2. Self Reinforced flange

self reinforced

Self reinforcement flange adalah jenis flange yang didesain dan dibuat khusus untuk menahan tekanan yang tinggi. Karena penggunaan yang khusus ini, maka perhitungannya dilakukan oleh senior engineer. Pemesanan jenis flange ini paling maksimal butuh waktu 3 bulan, jadi harus matang saat merencanakan menggunakan self reinforcement flange ini.

Bentuknya memang mirip dengan flange long weld neck. Sama-sama flange dengan leher yang panjang, hal ini berfungsi untuk menjamin kekuatan dengan mengurangi proses pengelasan. Sebutan lain flange ini adalah forging.

Forging tidak pernah digunakan dalam sambungan pipa, biasanya langsung digunakan dengan vessel, maka disebut juga nozzle. Lalu apa perbedaan nozzle dengan flange? Silahkan dipelajari pada pembahasan sebelumnya.

3. Orifice flange

Orifice flange digunakan untuk mengukur laju fluida yang mengalir pada sebuah pipa. Jenis flange ini mirip dengan flange yang lain, bedanya terdapat lubang kecil yang berfungsi untuk mengukur laju aliran. Flange ini juga punya jack screws, yang berfungsi untuk memisahkan kedua orifice flange hanya dengan memutar bautnya.

Lalu bagaimana cara orifice flange beroperasi?

Orifice flange beroperasi mengukur beda tekanan yang terjadi antara 2 fluida yang melalui celah kecil (lihat gambar di atas). Saat pipa di alirkan fluida (D1), kemudian fluida itu menabrak plat yang ukurannya lebih kecil (D2). Maka fluida mengalir lebih cepat pada lubang, sebagai gantinya tekanannya turun pada P2. Perbedaan tekanan yang terjadi antara P1 dan P2 yang kemudian akan diukur melalui sebuah rumus.

Jika dibongkar, orifice flange juga punya bagian umum seperti orifice. Perhatikan gambar, nomor 1 (orifice plate), plat yang punya ukuran diameter lebih kecil (nomor 2) dari ukuran pipa. Sedangkan untuk pengukurannya, orifice memiliki lubang di dalam flange yang nantinya mengalir ke luar (nomor 3, tapping).

Demikian pembahasan beberapa tipe flange yang memang tak banyak digunakan secara umum, flange tersebut kami kelompokkan sebagai jenis flange yang spesial.

Berita Terkait

Tabel Nominal Ukuran Pipa dan Schedule Pipa
Tabel Nominal Pipe Size dan Pipe Schedule - Nominal pipe size (NPS) merupakan cara atau metode untuk memberi nama pipa berdasarkan ukuran pada diameternya, ingat ya diameter nominal pipanya, bukan dia ...
13 Agustus 2019
Kenali Perbedaan Pipa dengan Tube
Istilah pipe dan tube terkadang sering tertukar, meskipun sama-sama punya fungsi untuk mengalirkan fluida. Pipe dan tube mempunyai karakteristik yang jelas berbeda. Pipe diidentifikasi sebagai nominal ...
06 Agustus 2019